Apresiasi Rupiah Belum Kuat Berpotensi Balik Arah
Kamis, 16 April 2015 - 09:02 WIB
Apresiasi Rupiah Belum Kuat Berpotensi Balik Arah
A
A
A
JAKARTA - Apresiasi rupiah sebelumnya belum cukup kuat untuk melanjutkan kenaikannya pada hari ini, sehingga perlu antisipasi potensi pembalikan arah melemah.
Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, BI rate sebelumnya tidak banyak pengaruhnya karena rupiah mendapat sentimen positif dari rilis neraca perdagangan yang surplus USD1,03 miliar meskipun nilai ekspor dan impornya secara tahunan mengalami penurunan.
Meski rupiah kemarin hanya menguat tipis, namun dia berharap masih ada peluang bagi rupiah untuk melanjutkan pergerakan positifnya pasca dirilisnya surplus neraca perdagangan.
"Meski demikian, penguatan yang terjadi belum cukup kuat dan membutuhkan konfirmasi selanjutnya, sehingga tetap cermati dan antisipasi jika terjadi pembalikan arah melemah kembali," kata dia, Kamis (16/4/2015).
Reza memperkirakan rupiah berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia akan berada pada rentang Rp12.982-Rp12.969/USD. Sementara posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.976/USD, tak jauh berbeda dengan posisi penutupan hari sebelumnya di level Rp12.979/USD.
Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, BI rate sebelumnya tidak banyak pengaruhnya karena rupiah mendapat sentimen positif dari rilis neraca perdagangan yang surplus USD1,03 miliar meskipun nilai ekspor dan impornya secara tahunan mengalami penurunan.
Meski rupiah kemarin hanya menguat tipis, namun dia berharap masih ada peluang bagi rupiah untuk melanjutkan pergerakan positifnya pasca dirilisnya surplus neraca perdagangan.
"Meski demikian, penguatan yang terjadi belum cukup kuat dan membutuhkan konfirmasi selanjutnya, sehingga tetap cermati dan antisipasi jika terjadi pembalikan arah melemah kembali," kata dia, Kamis (16/4/2015).
Reza memperkirakan rupiah berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia akan berada pada rentang Rp12.982-Rp12.969/USD. Sementara posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.976/USD, tak jauh berbeda dengan posisi penutupan hari sebelumnya di level Rp12.979/USD.
(rna)