Afrika Selatan Minta Indonesia Tingkatkan Investasi

Kamis, 23 April 2015 - 00:44 WIB
Afrika Selatan Minta...
Afrika Selatan Minta Indonesia Tingkatkan Investasi
A A A
JAKARTA - Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin menerima kunjungan kehormatan Menteri Perdagangan dan Perindustrian Afrika Selatan Rob Davies. Dalam pertemuan tersebut mereka meminta agar Indonesia meningatkan investasi.

"Pihak Afrika Selatan minta kita investasi pengusaha Indonesia ditingkatkan. Sejauh ini sudah ada beberapa korporasi kita yang menanam modal di Afsel, seperti Indofood," kata Menperin, Rabu (22/4/2015).

Dia menuturkan, kedua negara memiliki kesamaan yaitu tengah memacu industri dan membuka pintu bagi investasi asing. Pasalnya, Afsel memiliki sumber daya alam yang banyak dan juga jumlah penduduk besar.

"Kita sama-sama terus memperkuat sektor industri, terutama hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah dari bahan baku yang dihasilkan," ujarnya.

Menperin menyebutkan, Afrika Selatan juga meminta Jepang menambah investasi bidang automotif seperti yang dilakukan pihak Indonesia.

Kedua negara juga berminat untuk saling tukar pengetahuan. Seperti di bidang pertambangan emas dan mineral lainnya yang dikuasai Afsel. "Mereka bisa memberi pelatihan dan kerja sama lainnya," ujar Saleh Husin.

Menperin menyingggung soal kesepakatan Afsel dan Indonesia dalam Joint Trade Committee (JTC). Dia berharap hal itu dapat memacu kerja sama kedua negara baik ekspor-impor maupun investasi.

Sebelumnya, di KAA Menperin menyampaikan presentasi kepada para delegasi negara anggota dengan tema “Peluang Investasi Industri Makanan dan Minuman di Indonesia” pada acara Business Dialogue Session II, Asian African Business Summit 2015.

Menperin menyampaikan bahwa sumber daya alam Indonesia menempati peringkat atas di dunia, seperti kelapa sawit, rumput laut, kelapa, perikanan, kopi, dan coklat.

Pertumbuhan industri makanan dan minuman mencapai 9,54%, lebih tinggi dari industri manufaktur yang sebesar 5,61% dan pertumbuhan ekonomi yang sebesar 5,02%. "Industri makanan dan minuman di Indonesia terus tumbuh dan berkembang karena merupakan salah satu industri prioritas," terangnya.

Dia menyebutkan, pertumbuhan industri makanan dan minuman yang stabil memberikan kontribusi besar untuk sektor nonmigas dengan meningkatnya permintaan konsumen kelas menengah di Indonesia.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Peringatan Konferensi...
Peringatan Konferensi Asia Afrika ke-67 di Bandung
Serunya Liburan Sekolah...
Serunya Liburan Sekolah di Museum KAA
Bakal Ditangkap, Putin...
Bakal Ditangkap, Putin Diminta Tak Hadiri KTT BRICS
KPK Bekali Pemahaman...
KPK Bekali Pemahaman Antikorupsi Pejabat Tinggi Kementerian Perindustrian
Rekomendasi 7 Sekolah...
Rekomendasi 7 Sekolah Kedinasan di Bawah Naungan Kementerian Perindustrian
Menperin Turun Langsung...
Menperin Turun Langsung Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Pabrik Makanan Ini
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
45 menit yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
49 menit yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
1 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
1 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
1 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
1 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved