PT PP Properti Bidik Dana IPO Rp1,57 T

Kamis, 23 April 2015 - 09:08 WIB
PT PP Properti Bidik...
PT PP Properti Bidik Dana IPO Rp1,57 T
A A A
JAKARTA - Anak usaha PT PP (Persero) Tbk, PT PP Properti, mengincar dana Rp1,57 triliun dari rencana melepaskan saham perdana (initial public offering /IPO) ke publik.

Perseroan berencana untuk menawarkan 4,91 miliar saham atau sebanyak-banyaknya 34,98% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. ”Harga saham perdana PP Properti yang akan ditawarkan kepada publik diperkirakan berada pada kisaran Rp185-320 per saham,” kata Direktur Utama PP Properti Galih Prahananto dalam paparan publik perseroan di Jakarta, kemarin.

Galih memproyeksi, PP Properti akan mengantongi dana segar berkisar antara Rp908,78 miliar hingga Rp1,57 triliun dari hasil IPO tersebut. ”Dana hasil IPO setelah dikurangi seluruh biaya emisi, sekitar 75% akan digunakan untuk berbagai rencana investasi yang mendukung rencana ekspansi kami,” ujarnya.

Galih mengungkapkan, sebesar 15% raihan IPO akan digunakan perseroan untuk modal kerja dalam proses pengembangan berbagai proyek yang sedang berjalan. Seperti proyek Grand Kamala Lagoon (Bekasi), Grand Sungkono Lagoon (Surabaya), Pavilion Permata 2 (Surabaya), Kawasan Dharma Husada (Surabaya), The Ayoma (Serpong), Gunung Putri Square (Bogor) danPayonAmartha(Semarang).

”Sisanya, 10% akan kami gunakan untuk pelunasan sebagian pinjaman kepada PTPP atas utang yang digunakan untuk modal kerja dan pembangunan Park Hotel Jakarta dan Park Hotel Bandung,” jelasnya.

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek dalam aksi korporasi ini yaitu PT Bahana Securities, PT CIMB Securities Indonesia, PT CLSA Indonesia, PT Danareksa Sekuritas, dan PT Mandiri Sekuritas. Perseroan menargetkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diperoleh pada 8 Mei 2015 dan masa penawaran umum akan dilangsungkan pada 11-13 Mei 2015.

Saham direncanakan mulai dicatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 19 Mei 2015. Sementara, Direktur Teknik dan Operasi PP Properti Galih Saksono menjelaskan, saat ini PP Properti mempersiapkan empat proyek pembangunan yang akan segera digarap. Proyek pertama yaitu Grand Sungkono Lagoon di Surabaya yang meliputi lima tower dan laguna. ”Kami menargetkan proyek ini dapat rampung pada tahun 2022. Saat ini progress -nya sudah ada Tower I yang sold out , sedangkan Tower II 25%,” kata dia.

Proyek kedua, lanjut Galih adalah Grand Kamala Lagoon yang terletak di Jakarta Timur yang direncanakan selesai pada 2035. Dengan luas pembangunan 25 hektare (ha), Grand Kamala Lagoon akan memiliki empat tower dengan 42 lantai. ”Progresnya saat ini, Tower I yakni Emarald sudah sold out dan Tower II Barclay baru akan kami launching ,” ujarnya.

Adapun, proyek ketiga dan keempat adalah Ayoma Apartement yang berada di Serpong serta The North East Square di Surabaya. Hingga saat ini perseroan telah berhasil mengembangkan 15 proyek yang terdiri dari proyek residensial, komersial, dan hospitality .

Heru febrianto
(ftr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
5 jam yang lalu
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
6 jam yang lalu
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
6 jam yang lalu
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
6 jam yang lalu
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
6 jam yang lalu
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
6 jam yang lalu
Infografis
Israel dan Amerika Serikat...
Israel dan Amerika Serikat Sepakat untuk Bidik Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved