Petral Bubar, Pertamina Harus Hidupkan Konsep 2006

Jum'at, 24 April 2015 - 13:26 WIB
Petral Bubar, Pertamina...
Petral Bubar, Pertamina Harus Hidupkan Konsep 2006
A A A
JAKARTA - Staf Ahli Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Said Didu menegaskan, jika Petral resmi dibubarkan, maka PT Pertamina harus menghidupkan kembali konsep tahun 2006, yaitu membeli minyak langsung dari Indonesia Supply Chain (ISC).

Direksi Pertamina harus menghidupkan konsep 2006 tersebut agar tidak digigit belut berbisa lagi. Pasalnya, mereka nantinya membeli langsung melalui ISC dari pemilik migas. (Baca: Petral Ibarat Kolam Isi Belut Berbisa).

"Nah pada 2009 memang ditakut-takuti akan lebih mahal apabila membeli langsung karena seakan-akan minyak dikuasai geng minyak, tapi faktanya Pertamina lebih efisien menetapkan harga jika dilakukan secara langsung," ujar Said di Jakarta, Jumat (24/4/2015).

Selain itu, dia mengingatkan Pertamina jangan sampai terkesan mengganti baju petral saja. "Karena mekanisme pengadaan dan penjualan untuk BBM, yang kita baca bahwa Pertamina akan masih menggunakan Pertamina Energy Services (PES) yang ada di Singapura dan ini harus dikaji ulang, jangan sampai hanya mengganti baju Petral," tuturnya.

Saat ini, trader memang dibutuhkan namun yang betul-betul trader bukan hanya menjual ke Pertamina tetapi juga bisa menjual ke Petronas atau pihak lainnya.

"Jangan hanya sebagai perantara Pertamina, kalau Pertamina butuh crude dia belikan crude, kalau Pertamina butuh trader dia harus murni trader, bikin saja langsung. kalau perusahaan sebesar Pertamina harus punya trader bukan perantara minyak dan BBM ke Pertamina, kalau PES dihidupkan murni untuk perdagangan minyak internasional," pungkas Said Didu.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Canggih, di Babel Bakal...
Canggih, di Babel Bakal Dibangun Prototipe PLTN Berbasis Thorium
Faisal Basri, Ekonom...
Faisal Basri, Ekonom Pemberani Pimpin Pembubaran Petral di Pertamina
Investor Asing Akhirnya...
Investor Asing Akhirnya Masuk IKN, Ini yang Dibangun
Berkat Kang Dedi, PGE...
Berkat Kang Dedi, PGE Raih PROPER Emas 11 Kali Berturut-Turut
Pertamina Delivery Service...
Pertamina Delivery Service di Makassar
Siap Terbang Perdana...
Siap Terbang Perdana ke Bali 28 April 2022, Pelita Air Buka Penjualan Tiket Pesawat Airbus A320-200
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
2 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
2 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
3 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
4 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
4 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
5 jam yang lalu
Infografis
Jejak Pendidikan Stella...
Jejak Pendidikan Stella Christie, Wamen yang Jadi Komisaris Pertamina Hulu Energi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved