Indonesia Semestinya Lebih Konkret Dorong Ekonomi

Minggu, 26 April 2015 - 16:16 WIB
Indonesia Semestinya...
Indonesia Semestinya Lebih Konkret Dorong Ekonomi
A A A
JAKARTA - Center of Reform on Economics (CORE) memandang dalam peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) Ke-60 pekan lalu, selain memperkuat kerja sama di bidang politik, Indonesia semestinya berperan lebih besar dan konkret dalam dorong ekonomi. Di antara peran strategis yang dapat dijalankan adalah mendorong kerja sama perdagangan lebih berkeadilan (fair trade).

Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Hendri Saparini mengatakan, ini merupakan langkah penting untuk memperbaiki kondisi perekonomian bagi negara-negara berkembang dan terbelakang di kawasan Asia-Afika.

"Karena praktik-praktik perdagangan yang tidak adil masih banyak dan sering dilakukan oleh negara-negara maju yang banyak merugikan negara berkembang," ujarnya, Minggu (26/4/2015).

Sebagai contoh, lanjut Hendri, pada saat negara-negara berkembang didesak untuk mengurangi hambatan perdagangan baik dalam bentuk tarif maupun non-tarif, WTO malah membiarkan negara-negara maju menjalankan kebijakan proteksionis.

Menurutnya, subsidi pertanian di negara-negara maju telah membuat para petani di negara-negara berkembang terutama di kawasan Afrika kesulitan bersaing di pasar global dan juga di pasar domestik negara mereka sendiri.

Selain itu, terdapat beberapa permasalahan penting yang sangat krusial untuk dibahas, antara lain lemahnya daya tawar negara-negara berkembang, terlebih lagi negara-negara miskin dalam negosiasi perdagangan internasional, rumitnya prosedur dan mahalnya biaya hukum penyelesaian sengketa perdagangan yang sangat menyulitkan negara-negara miskin untuk membuat pengaduan.

"Pengalaman panjang Indonesia dalam mengentaskan kemiskinan dan mampu menekan jumlah orang miskin dari 54 juta orang pada 1976 menjadi 11 juta pada 2014 juga dapat dibagi kepada negara-negara Afrika yang hingga saat ini tingkat kemiskinannya di atas 50%dari total penduduk," terangnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Peringatan Konferensi...
Peringatan Konferensi Asia Afrika ke-67 di Bandung
Serunya Liburan Sekolah...
Serunya Liburan Sekolah di Museum KAA
HLF MSP dan IAF Perkuat...
HLF MSP dan IAF Perkuat Posisi Indonesia dan Solidaritas Global
Bakal Ditangkap, Putin...
Bakal Ditangkap, Putin Diminta Tak Hadiri KTT BRICS
Peringatan Konferensi...
Peringatan Konferensi Asia Afrika, Merawat Sejarah Perdamaian Dunia
Megawati Usulkan Konferensi...
Megawati Usulkan Konferensi Asia–Afrika Plus, untuk Apa?
Berita Terkini
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
9 menit yang lalu
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
39 menit yang lalu
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
1 jam yang lalu
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
1 jam yang lalu
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
2 jam yang lalu
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
4 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved