Jokowi Janji Kucuri Daerah Rp100 M Tahun Depan

Rabu, 29 April 2015 - 12:09 WIB
Jokowi Janji Kucuri...
Jokowi Janji Kucuri Daerah Rp100 M Tahun Depan
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berjanji akan menambah kucuran dana transfer daerah untuk setiap kabupaten/kota sebesar Rp100 miliar pada 2016. Hal ini seiring meningkatnya belanja transfer daerah menjadi sekitar Rp106 triliun.

"Kemungkinan nanti 2016 setiap kabupaten dan kota akan diberikan tambahan Rp100 miliar. Kemungkinan," ucapnya dalam acara pembukaan Musrenbangnas 2015, di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (29/4/2015).

Dia menjelaskan, kucuran dana untuk daerah tersebut nantinya tidak akan diratakan seluruhnya sebesar Rp100 miliar. Di mana besaran dana yang akan diberikan untuk setiap kabupaten dan kota akan dilihat sesuai kebutuhan dan peruntukannya.

"Sebab itu upaya tambahan dana kabupaten kota sebesar Rp100 miliar tadi memang harus kita lakukan secara hati-hati dan penambahan dana itu nantinya tidak merata Rp100 miliar. Artinya ada yang Rp100 miliar, mungkin ada yang Rp80 miliar, atau Rp70 miliar dan mungkin ada yang dipecah lagi," jelasnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menambahkan, penyesuaian dana tersebut akan disesuaikan oleh beberapa indikator. Di antaranya, audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), indeks korupsi, penyerapan anggaran, dan indikator pembangunan di bidang kesehatan dan infrastruktur dasar, serta luas wilayah dan jumlah penduduk.

"‎Yang kecil dan besar akan beda. Dan nantinya pemberian itu akan diwujudkan dalam bentuk Instruksi Presiden (Inpres). Dan usulan-usulan yang ada itu semua usulan dari daerah, bukan dari kita," kata dia.

Misal, nantinya akan ada I‎npres mengenai pembangunan SMK yang memang jumlahnya masih sangat kurang, atau Inpres mengenai pembangunan pasar, dan Inpres perbaikan jalan. "Artinya tambahan sebesar itu bukan tambahan yang sedikit. Padahal sudah disampaikan belanja transfer daerah meningkat," terang pengusaha mebel ini.

Jokowi menambahkan, kucuran dana tersebut tidak bersifat permanen. Jika pada 2016 telah dikucurkan, maka belum tentu pada 2017 akan kembali dikucurkan dengan melihat kriteria.

"Demikian pada 2017, ganti kepada provinsi atau dua-duanya (provinsi dan kabupaten kota). Kalau anggaran mencukupi dua-duanya diberikan kabupaten dan provinsi. Memang kita akan mengurangi belanja di pusat," pungkas Presiden Jokowi.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stafsus Menkeu: Inovasi...
Stafsus Menkeu: Inovasi Kebijakan Daerah Jadi Kunci Pembangunan Nasional
Kunjungi Pelosok, Gubernur...
Kunjungi Pelosok, Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Rp1 Miliar
Pohuwatu Gunakan Dana...
Pohuwatu Gunakan Dana Desa Bangun Rumah Sehat Komunal Gratis Bagi Warga Miskin
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Tunjukkan Komitmen Dukung Pembangunan Daerah
Daya Saing Award, Upaya...
Daya Saing Award, Upaya Majukan Potensi di Daerah
Akselerasi Pembangunan...
Akselerasi Pembangunan Daerah
Berita Terkini
Trump Raih Cuan Jumbo...
Trump Raih Cuan Jumbo dari Kripto, Mayoritas Dialihkan ke Saham dan Obligasi
16 menit yang lalu
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
10 jam yang lalu
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
10 jam yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
10 jam yang lalu
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
11 jam yang lalu
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
11 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved