Saham Waskita Anjlok 9,3% Pascasuspensi Dicabut

Senin, 04 Mei 2015 - 11:50 WIB
Saham Waskita Anjlok...
Saham Waskita Anjlok 9,3% Pascasuspensi Dicabut
A A A
JAKARTA - Saham PT Waskita Karya Tbk (WSKT) langsung anjlok 160 poin atau 9,3% setelah PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan pencabutan sanksi penghentian sementara (suspensi) saham perseroan.

Saham perusahaan konstruksi plat merah itu dibuka pada pada level Rp1.560/saham dibanding perdagangan terakhir pada level Rp1.720. Sementara pada pukul 11.40 WIB, harga saham perseroan membaik dibanding awal perdagangan ke Rp1.665/saham.

Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Nongrup BEI Arif M Prawirawinata mengatakan, Bursa memutuskan melakukan pencabutan suspensi saham Waskita di seluruh pasar sejak sesi I perdagangan efek hari ini.

"Bursa meminta kepada para pemangku kepentingan untuk memperhatikan setiap keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan, khususnya mengenai rencana penawaran umum terbatas (PUT) I," kata dia dalam keterangannya di keterbukaan informasi Bursa, Senin (4/5/2015).

Sekadar informasi, saham WSKT disuspensi sejak 27 April 2015 terkait rencana akan melakukan PUT I dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau righst issue.

Pada saat yang sama, BEI melakukan suspensi pada saham PT Akbar Indo Makmur Stimec Tbk (AIMS) karena laporan keuangan interim kuartal I tahun ini. Laporan tersebut menyebutkan perseroan tidak mendapat pendapatan usaha.

Suspensi juga diberikan kepada saham PT Bank QNB Indoensia Tbk (BKSW) karena meningkatnya harga kumulatif signifikan sebesar Rp387 atau 108,1% dari harga penutupan pada 21 April 2015 sebesar Rp385 menjadi Rp745 pada 30 April 2015.

Akibatnya, BEI melakukan suspensi terhadap dua saham tersebut sejak sesi I perdagangan hari ini di pasar reguler dan tunai hingga pengumuman lebih lanjut.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waskita Beton Precast...
Waskita Beton Precast Incar Kontrak Baru Rp5 Triliun, Intip Strateginya..
Kinerja Waskita Membaik,...
Kinerja Waskita Membaik, Analis Sebut Potensi Delisting Masih Terlalu Dini
Waskita Karya Lunasi...
Waskita Karya Lunasi Obligasi Rp1,24 Triliun
Likuiditas Terkendali,...
Likuiditas Terkendali, Waskita Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo
Saham Setahun Digembok,...
Saham Setahun Digembok, Begini Respons Waskita Karya di Tengah Ancaman Delisting
Nasib-nasib! Usai Dikerangkeng...
Nasib-nasib! Usai Dikerangkeng Selama 6 Bulan, Kini Waskita Terancam Kena Depak dari Bursa
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
2 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
2 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
3 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
5 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
5 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
5 jam yang lalu
Infografis
Donald Trump Minta 50%...
Donald Trump Minta 50% Saham TikTok untuk Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved