Kunjungan Wisatawan Mancanegara Tumbuh 3,51%

Senin, 04 Mei 2015 - 12:27 WIB
Kunjungan Wisatawan...
Kunjungan Wisatawan Mancanegara Tumbuh 3,51%
A A A
JAKARTA - Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada Maret 2015 mencapai 789.596 atau tumbuh 3,51% dibandingkan Maret 2014 yang sebanyak 765.607 wisman.

Badan Pusat Statistik (BPS) dan Pusdatin Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mencatat kunjungan wisman pada Maret 2015 didominasi sejumlah negara yang menjadi pasar utama di antaranya Malaysia, China, Jepang, Arab Saudi, dan Singapura. Kunjungan wisman dari China yang mencapai 26.647 wisman berada pada urutan kedua terbesar setelah wisman Malaysia sebanyak 28.384.

Posisi wisman China yang berada di urutan kedua ini menggeser posisi Singapura yang berada di urutan ke lima. Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan, kunjungan wisatawan dari China terus didorong agar memberikan kontribusi yang besar terhadap kunjungan wisman ke Indonesia yang tahun ini ditargetkan sebanyak 12 juta wisman.

”Bila tahun lalu kunjungan wisman China sekitar 900.000, tahun ini kita dorong agar menjadi dua juta wisman,” ujarnya melalui keterangan tertulisnya kemarin. Sebelumnya di sela-sela Peringatan Konferensi Asia- Afrika (KAA) Ke-60 di Jakarta, 19-23 April lalu, Presiden Joko Widodo dan Presiden China Xi Jinping melakukan pertemuan bilateral.

Pada pertemuan tersebut, Xi Jinping berjanji akan mendorong wisatawan China untuk berkunjung ke Indonesia dengan target 10 juta wisatawan per tahun. Menurut Arief, turis asal China yang bepergian ke luar negeri (outbound ) jumlahnya paling banyak yaitu mencapai 100 juta orang per tahun. Karena itu, jika 10%-nya atau 10 juta di antaranya diarahkan untuk berkunjung ke Indonesia, masih masuk akal.

”Jadi itu permintaan presiden kedua negara agar kunjungan wisman China ke Indonesia dalam lima tahun bisa mencapai 10 juta wisman per tahun, artinya bisa tercapai mulai 2019. Kalau saat ini (tahun 2015) saya percaya diri untuk mendatangkan dua juta wisman China,” tutur Arief kepada KORAN SINDO di selasela Karnaval Asia-Afrika di Bandung pekan lalu.

Arief menuturkan, saat ini pemerintah juga tengah memproses fasilitas bebas visa kunjungan singkat (BVKS) tambahan untuk 30 negara yang nanti potensial mendongkrak wisman.

Inda susanti
(ftr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
26 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
55 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
11 jam yang lalu
Infografis
Misteri Batu Hidup yang...
Misteri Batu Hidup yang Tumbuh dan Bergerak Belum Terpecahkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved