Tanri Abeng Didapuk Sebagai Komisaris Utama Pertamina

Kamis, 07 Mei 2015 - 09:26 WIB
Tanri Abeng Didapuk...
Tanri Abeng Didapuk Sebagai Komisaris Utama Pertamina
A A A
JAKARTA - Kementerian BUMN menunjuk Tanri Abeng sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) menggantikan pejabat sebelumnya, Sugiharto. Kementerian BUMN juga merombak jajaran komisaris sebelumnya dan menetapkan tiga anggota komisaris baru yaitu Sahala Lumban Gaol, Suahasil Nazara, dan Widhyawan Prawiraatmadja.

Adapun, empat komisaris yang diberhentikan yaitu Sugiharto, Gatot Trihargo, Nurdin Zainal, dan Susilo Siswoutomo. Menteri BUMN Rini M Soemarno menyampaikan, susunan baru komisaris Pertamina di bawah komando Tanri Abeng diharapkan akan membawa BUMN energi itu menjadi lebih besar dan mampu menghadapi tantangan korporasi ke depan.

Tanri sebagai profesional dan juga mantan menteri BUMN serta penggagas pembentukan Kementerian BUMN dinilai tidak asing dengan perusahaan pelat merah, sehingga pas untuk tugas tersebut. ”Pak Tanri berpengalaman membangun BUMN dan mengembangkan perusahaan, kami yakini bisa membawa Pertamina berkompetisi menjadi perusahaan global,” ujar Rini di Jakarta kemarin.

Menanggapi besarnya harapan pemegang saham, Tanri Abengmengatakanbahwahalitu bukan merupakan pekerjaan yang mudah. Namun, dia yakin Pertamina memiliki kapasitas untuk berkembang seperti harapan pemegang saham. ”Pertamina harus menjadi pendobrak bagi BUMN lain untuk bisa masuk dalam jajaran bisnis global. Pertaminapunyakemampuan untuk itu dari sisi ukuran dan industrinya,” ujar Tanri.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said yang hadir dalam acara pengangkatan tersebut berpesan agar jajaran baru komisaris Pertamina langsung bekerja. Sebab, perusahaan sekelas Pertamina memiliki peran sangat strategis bagi negara. ”Saya berharap, jaga arah strategis korporasi. Pertamina sangat besar dan strategis dalam energi,” ujarnya.

Selain Tanri yang memiliki latar belakang BUMN, anggota komisaris yang baru, Sahala Lumban Gaol, juga merupakan mantan deputi menteri bidang usaha pertambangan, industri strategis, energi dan telekomunikasi Kementerian BUMN. Sementara, Suahasil Nazara merupakan Plt Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan. Sedangkan, Widhyawan Prawiraatmadja adalah Deputi Pengendalian Komersial Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).

Nanang wijayanto/ant
(bbg)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
5 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
6 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
6 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
6 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
6 jam yang lalu
Infografis
Musuh-musuh Utama AS...
Musuh-musuh Utama AS dan NATO akan Gelar Latihan Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved