BI Antisipasi Transaksi Valas Musiman di Kuartal II

Kamis, 07 Mei 2015 - 18:04 WIB
BI Antisipasi Transaksi...
BI Antisipasi Transaksi Valas Musiman di Kuartal II
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menegaskan akan mengantisipasi transaksi valuta asing (valas) musiman secara besar-besaran, yang biasa terjadi pada kuartal II/2015. Hal ini untuk menghindari tekanan terhadap rupiah dan menyebabkannya kembali terkapar.

Gubernur BI Agus Martowardojo menjelaskan, pada kuartal II setiap tahun berjalan akan ada transaksi valas dalam jumlah besar ke luar negeri. Transaksi tersebut baik dalam bentuk bunga atau dalam pembayaran dividen ke luar negeri.‎

"‎Itu sudah satu transaksi musiman.‎ Karena itu pada saat di kuartal II tahunan kita harus siapkan diri," ucapnya di gedung BI, Jakarta, Kamis (7/5/2015).

Menurut Agus, yang tidak diinginkannya adalah perusahaan melakukan kewajiban pembelian valas lewat transaksi spot. Sebab, mekanisme tersebut tidak direncanakan sebelumnya dan membuat tekanan dolar lebih tinggi.

"‎Semua minta dilakukan pada hari yang sama itu akan membuat tekanan dolar yang tinggi. Kalau sudah lindung nilai itu sudah bisa dilakukan satu tahun sebelumnya sudah dibuat kontrak, sehingga nanti saat kewajiban jatuh waktu dia sudah punya dolar terhadap nilai tukar tertentu dan itu bisa menghindari risiko nilai tukar sendiri," imbuh dia.

Agus mengatakan, rencana investasi pemerintah secara besar-besaran untuk proyek infrastruktur pada periode ini pun berpotensi mengakibatkan impor lebih meningkat dan akan menekan transaksi berjalan.

"Namun pemerintah menyepakati bahwa pemerintah atau BI akan menjaga agar transaksi berjalan ada di tingkat sehat, yaitu antara minimal 3% sampai minimal 2,5% dari PDB," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, BI Kooperatif dengan KPK
Perry Warjiyo Kembali...
Perry Warjiyo Kembali Terpilih jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Bank Indonesia Sebut...
Bank Indonesia Sebut Pemilihan Deputi Gubernur BI Melalui Sistem Meritokrasi
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
2 jam yang lalu
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
3 jam yang lalu
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
3 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
3 jam yang lalu
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
4 jam yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved