Dow Elastomer Sasar Industri Alas kaki Nasional

Sabtu, 09 Mei 2015 - 10:58 WIB
Dow Elastomer Sasar...
Dow Elastomer Sasar Industri Alas kaki Nasional
A A A
JAKARTA - Dow Elastomers, produsen elastomer polyolefin terbesar di dunia, meluncurkan produk olefin blok kopolimer Infuse sebagai bahan pembuat midsole sepatu atletik.

Prospektifnya, industri alas kaki nasional mendorong Dow meluaskan pasarnya di dalam negeri. Indonesia tercatat sebagai salah satu negara produsen sepatu terbesar di dunia, dengan ekspor produk-produk alas kaki senilai USD3,8 miliar pada 2013. Nilai ekspor sektor industri ini meningkat menjadi USD4,11 miliar pada 2014.

”Dan, pasar sepatu atletik di Indonesia diperkirakan menikmati pertumbuhan permintaan domestik yang kuat dalam beberapa tahun mendatang, ditopang oleh populasi muda yang sangat banyak, tingkaturbanisasi yang tinggi, dan daya beli masyarakat negaranya yang kian kuat,” ungkap pimpinan bisnis alas kaki Dow Elastomers Asia Pasifik Andrew Yen dalam keterangan tertulisnya kemarin.

Diluncurkan pada acara pameran Indo Leather Footwear (ILF) 2015, produk-produk olefin blok kopolimer Infuse disebut telah menetapkan standar baru bagi bahan pembuat midsole sepatu atletik. Midsole menentukan umur sepatu, termasuk keawetannya, dan kualitasdari sepatu yang dipakai atlet.

Andrew mengatakan, Infuse merupakan produk hasil dari serangkaian inovasi yang meningkatkan performa sepatu secara keseluruhan dibandingkan dengan EVA atau teknologi tradisional lainnya. Selain itu, teknologinya dapat dipakai dalam proses busa di pabrik dengan hanya memerlukan sedikit penyesuaian.

”Hasilnya, semua dalam rantai nilai pasar alas kaki tertarik dengan keunggulan-keunggulan yang ditawarkan Infuse,” ujarnya. Industri alas kaki nasional saat ini berjumlah 394 perusahaan yang tersebar di delapan provinsi, yaitu Sumatera Utara (dua perusahaan), Sumatera Barat (lima perusahaan),

DKI Jakarta (55 perusahaan), Banten/ Jawa Barat (216 perusahaan), DI Yogyakarta (tiga perusahaan), Jawa Tengah (13 perusahaan), Jawa Timur (100 perusahaan). Total kapasitas produksi pada 2013 sebesar 1,37 miliar pasang dengan penyerapan jumlah tenaga kerja sebanyak 643.240 orang.

M faizal
(bbg)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
7 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
7 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
8 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
8 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
9 jam yang lalu
Infografis
7 Universitas Islam...
7 Universitas Islam Negeri Terbaik Masuk Top 100 Nasional Webometrics 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved