BPJS Ketenagakerjaan Genjot Investasi Sektor Properti

Minggu, 10 Mei 2015 - 20:35 WIB
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Genjot Investasi Sektor Properti
A A A
BANDUNG - Badan Pemeriksa Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan akan menggenjot investasi di sektor properti, dengan meningkatkan nilai investasi properti dari sebelumnya 5% menjadi 30% dari total investasi.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Elvyn D Masassya menuturkan, pihaknya mengalokasikan dana investasi mencapai Rp46 triliun. Dari total dana tersebut, sekitar Rp27 triliun akan dialokasikan untuk investasi tidak langsung, sementara sisanya Rp19 triliun akan diinvestasikan secara langsung seperti pembangunan rumah susun dan rumah pekerja.

"Kami sudah menyiapkan keikutsertaan untuk mendukung program 1 juta rumah. Total dana yang dialokasi Rp46 triliun. Dari Rp46 triliun, sekitar 10% atau Rp19 triliun untuk investasi langsung, sementara sisanya tak langsung," jelas dia saat press gathering di Bandung, Minggu (10/5/2015).

BPJS Ketenagakerjaan juga berhasil mencatatkan kinerja yang baik, di mana total dana investasi per kuartal I 2015 mencapai Rp195,35 triliun atau tumbuh 83,84% dari RKAT 2015, dan tumbuh sebesar 22,93% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara alokasi aset pada kuartal I/2015 meliputi instrumen surat utang (44,4%), deposito (28,21%), saham (19,36%), reksadana (7,43%) dan investasi langsung (0,59%).

Dia menambahkan, untuk total hasil investasi kuartal I mencapai Rp5,45 triliun atau 27,20% dari RKAT 2015, dan sekitar 122,93% dari periode yang sama tahun sebelumnya. "Hasil investasi ini belum termasuk unrealized gain sebesar Rp1,47 triliun," tukas Elvyn.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPJS Kesehatan Jadi...
BPJS Kesehatan Jadi Syarat Berbagai Pelayanan Publik, Berikut Penjelasannya
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Berikan Kado Kemudahan Klaim Manfaat bagi PMI di Hari Migran Internasional
Target Cakupan BPJS...
Target Cakupan BPJS Ketenagakerjaan
Kerugian BPJS Ketenagakerjaan...
Kerugian BPJS Ketenagakerjaan Capai Rp20 Triliun, Kejagung Dalami Upaya Kesengajaan
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Dukung Grab dan Kementerian UMKM Hadirkan Bantalan Sosial Digital
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Komitmen Perkuat Relasi Media dan Masyarakat
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
23 menit yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
28 menit yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
39 menit yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
1 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
1 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
1 jam yang lalu
Infografis
6 Alasan Mohamed bin...
6 Alasan Mohamed bin Zayed Investasi Rp532,6 T untuk Ras Al Hekma Mesir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved