Laju IHSG Diramal Tertahan, Lirik Saham Ini
Senin, 11 Mei 2015 - 08:23 WIB
Laju IHSG Diramal Tertahan, Lirik Saham Ini
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan mulai adanya aksi jual membuat penguatan IHSG menjadi tertahan. Pergerakan variatif masih dimungkinkan pada IHSG seiring beradunya aksi beli dan aksi jual.
Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, IHSG akan membentuk pola shooting star mencoba mendekati area middle bollinger band (MBB). MACD masih mencoba bergerak naik dengan histogram negatif yang lebih pendek. RSI, Stochastic, dan William's %R mencoba bertahan naik tipis.
"Diharapakan sentimen yang ada dapat positif sehingga aksi beli dapat melebihi aksi jual dan memberikan dorongan bagi IHSG ke zona hijau," ujarnya di Jakarta, Senin (11/5/2015).
Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 5.165-5.178 dan resisten 5.195-5.215. Laju IHSG kemarin sempat berada area target resisten (5.178-5.215) dan mampu bertahan di atas area target support (5.127-5.142).
"Laju IHSG di akhir pekan kemarin mampu berakhir di zona hijau yang terimbas dari menguatnya laju bursa saham Asia yang juga berimbas dari menghijaunya laju bursa saham AS," jelas Reza.
Menurut Reza, berkurangnya angka initial jobless claims di Amerika Serikat (AS) memberikan sentimen positif pada laju bursa saham mereka sebelumnya.
Pergerakan laju IHSG ini pun mampu melampaui estimasinya yang mengkhawatirkan akan adanya pelemahan lanjutan setelah sehari sebelumnya mengalami pelemahan.
Reza menjelaskan, tampaknya pelaku pasar memanfaatkan pelemahan sebelumnya untuk kembali masuk pasar dan stock picking pada beberapa saham.
Bahkan asing yang secara total masih mencatatkan nett sell dan membuat panik pelaku pasar, kembali mencatatkan nett buy di beberapa saham. Sebelumnya dia menyampaikan mulai adanya aksi beli pasca penurunan tajam memberikan peluang akan adanya kenaikan.
"Namun, dimanfaatkan pula untuk aksi ambil untung sehingga membuat laju IHSG berpeluang melanjutkan pelemahannya. Tetap cermati dan waspadai sentimen yang ada," pungkasnya.
Meski mengalami penguatan, namun diiringi dengan melemahnya laju dolar Amerika Serikat (USD) dan kembali nett sell-nya asing. Investor asing catatkan nett sell (dari net sell Rp350,49 miliar menjadi net sell Rp98,51 miliar).
Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan pada perdagangan hari ini yaitu:
PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp500-Rp545. Membentuk pola spinning mencoba jauhi Lower bollinger band (LBB). MACD berbalik naik membentuk golden cross diikuti kenaikan RSI. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp510.
PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp940-Rp1.000. Membentuk pola white marubozu di atas MBB. MFI bergerak naik diikuti peningkatan RoC. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp960.
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp8.550-Rp8.975. Membentuk pola morning star dekati MBB. Target resisten di Rp8.650 terlampaui. Volatility mulai meningkat diiringi kenaikan MFI. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp8.800.
PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp5.150-Rp5.500. Membentuk pola spinning bertahan di MBB. Stochastic bergerak naik diikuti peningkatan volume. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp5.250.
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp2.800-Rp2.900. Membentuk pola shooting star di atas MBB. MFI bergerak naik diiringi peningkatan parabollic SAR. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp2.845.
PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp10.750-Rp11.650. Membentuk pola three black crows. RoC bergerak naik diikuti peningkatan stochastic. Rekomendasi lakukan pembelian (BoW) jika bergerak di bawah Rp11.000.
Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, IHSG akan membentuk pola shooting star mencoba mendekati area middle bollinger band (MBB). MACD masih mencoba bergerak naik dengan histogram negatif yang lebih pendek. RSI, Stochastic, dan William's %R mencoba bertahan naik tipis.
"Diharapakan sentimen yang ada dapat positif sehingga aksi beli dapat melebihi aksi jual dan memberikan dorongan bagi IHSG ke zona hijau," ujarnya di Jakarta, Senin (11/5/2015).
Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 5.165-5.178 dan resisten 5.195-5.215. Laju IHSG kemarin sempat berada area target resisten (5.178-5.215) dan mampu bertahan di atas area target support (5.127-5.142).
"Laju IHSG di akhir pekan kemarin mampu berakhir di zona hijau yang terimbas dari menguatnya laju bursa saham Asia yang juga berimbas dari menghijaunya laju bursa saham AS," jelas Reza.
Menurut Reza, berkurangnya angka initial jobless claims di Amerika Serikat (AS) memberikan sentimen positif pada laju bursa saham mereka sebelumnya.
Pergerakan laju IHSG ini pun mampu melampaui estimasinya yang mengkhawatirkan akan adanya pelemahan lanjutan setelah sehari sebelumnya mengalami pelemahan.
Reza menjelaskan, tampaknya pelaku pasar memanfaatkan pelemahan sebelumnya untuk kembali masuk pasar dan stock picking pada beberapa saham.
Bahkan asing yang secara total masih mencatatkan nett sell dan membuat panik pelaku pasar, kembali mencatatkan nett buy di beberapa saham. Sebelumnya dia menyampaikan mulai adanya aksi beli pasca penurunan tajam memberikan peluang akan adanya kenaikan.
"Namun, dimanfaatkan pula untuk aksi ambil untung sehingga membuat laju IHSG berpeluang melanjutkan pelemahannya. Tetap cermati dan waspadai sentimen yang ada," pungkasnya.
Meski mengalami penguatan, namun diiringi dengan melemahnya laju dolar Amerika Serikat (USD) dan kembali nett sell-nya asing. Investor asing catatkan nett sell (dari net sell Rp350,49 miliar menjadi net sell Rp98,51 miliar).
Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan pada perdagangan hari ini yaitu:
PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp500-Rp545. Membentuk pola spinning mencoba jauhi Lower bollinger band (LBB). MACD berbalik naik membentuk golden cross diikuti kenaikan RSI. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp510.
PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp940-Rp1.000. Membentuk pola white marubozu di atas MBB. MFI bergerak naik diikuti peningkatan RoC. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp960.
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp8.550-Rp8.975. Membentuk pola morning star dekati MBB. Target resisten di Rp8.650 terlampaui. Volatility mulai meningkat diiringi kenaikan MFI. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp8.800.
PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp5.150-Rp5.500. Membentuk pola spinning bertahan di MBB. Stochastic bergerak naik diikuti peningkatan volume. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp5.250.
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp2.800-Rp2.900. Membentuk pola shooting star di atas MBB. MFI bergerak naik diiringi peningkatan parabollic SAR. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp2.845.
PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp10.750-Rp11.650. Membentuk pola three black crows. RoC bergerak naik diikuti peningkatan stochastic. Rekomendasi lakukan pembelian (BoW) jika bergerak di bawah Rp11.000.
(izz)
Lihat Juga :