Wall Street Ditutup Jatuh Imbas Meningkatnya Kekhawatiran Perlambatan Ekonomi

Jum'at, 20 Januari 2023 - 07:14 WIB
The Fed mungkin perlu menaikkan suku bunga menjadi "tepat di atas" 5% dan menahannya di sana selama satu periode, kata Presiden Fed Boston Susan Collins. Pejabat Fed lainnya juga menyarankan perlunya sikap hawkish untuk melawan inflasi.

Baca Juga: The Fed Terus Agresif, Pengamat: Suku Bunga Naik 3-4 Kali Lagi di 2023

Sebelumnya, presiden Bank Sentral Eropa, Christine Lagarde sedikit mendorong imbal hasil obligasi zona euro. Ia mengatakan pada pertemuan Davos Forum Ekonomi Dunia, bahwa bank akan tetap mengikuti kenaikan suku bunga.

Indeks STOXX 600 pan-Eropa (.STOXX) turun 1,55% dan ukuran saham MSCI di seluruh dunia (.MIWD00000PUS) turun 0,94%.

Investor mencerna lebih banyak laporan pendapatan kuartalan. Procter & Gamble (PG.N) menaikkan perkiraan penjualan setahun penuh dan mengatakan, berencana untuk terus menaikkan harga.

Juga saham Netflix (NFLX.O) naik lebih dari 6% dalam perdagangan setelah jam kerja. Co-founder Reed Hastings mengumumkan, akan mengundurkan diri sebagai kepala eksekutif, sementara perusahaan juga merilis hasil kuartalan.

Benchmark imbal hasil Treasury AS 10-tahun turun dari posisi terendah empat bulan karena mendekati level teknis utama dan reli obligasi baru-baru ini tampak berlebihan dalam waktu dekat.

Imbal hasil 10 tahun terakhir di 3,397%, setelah sebelumnya turun menjadi 3,321%, terendah sejak 13 September. Rata-rata pergerakan 200 hari berada di 3,292%. Imbal hasil telah turun dari 3,905% pada akhir tahun, dan dari level tertinggi 15 tahun sebesar 4,338% pada 21 Oktober.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!