Jokowi: Kita Wajib Bersyukur Pandemi Terkendali Tanpa Lockdown
Rabu, 01 Februari 2023 - 11:04 WIB
Akibat pandemi, Indonesia mengalami turbulensi ekonomi dan pertumbuhan ekonomi jatuh tersungkur. Jokowi berujar pandemi versus ekonomi bukanlah hal yang mudah.
Dia mengatakan, banyak pihak bingung mencari masker dengan jumlah yang sangat banyak. Selain itu, alat pelindung diri (APD) juga sulit dicari saat awal masa pandemi. Saat puncak varian delta terjadi, pemerintah juga mengalami kebingungan sama, serta pemenuhan pasokan vaksin bagi masyarakat ketika seluruh dunia juga membutuhkan vaksin.
Saat pandemi, kata Jokowi, banyak pihak yang meminta untuk pemerintah memberlakukan kebijakan penguncian wilayah atau lockdown. Namun, Jokowi memutuskan untuk tidak memberlakukan kebijakan tersebut, karena apabila Indonesia menerapkan lockdown maka dalam waktu singkat akan terjadi kerusuhan. "Sehingga meskipun saat itu kita gugup, saya masih tenang, jernih dan bisa memutuskan, alhamdulillah tidak keliru," tutur dia.
Baca Juga: Jokowi Akui Ada Beberapa Menteri yang Kinerjanya Perlu Dievaluasi
Adapun, pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2023 diperkirakan masih akan tumbuh 5,2% hingga 5,3%, dengan tingkat inflasi terkendali di angka 5,5%. Selain itu, tekanan ekonomi global terhadap ekonomi Indonesia juga dirasa sudah mereda. "Apa yang kita takutkan banyak yang tidak terjadi, ini patut kita syukuri," pungkas dia.
Dia mengatakan, banyak pihak bingung mencari masker dengan jumlah yang sangat banyak. Selain itu, alat pelindung diri (APD) juga sulit dicari saat awal masa pandemi. Saat puncak varian delta terjadi, pemerintah juga mengalami kebingungan sama, serta pemenuhan pasokan vaksin bagi masyarakat ketika seluruh dunia juga membutuhkan vaksin.
Saat pandemi, kata Jokowi, banyak pihak yang meminta untuk pemerintah memberlakukan kebijakan penguncian wilayah atau lockdown. Namun, Jokowi memutuskan untuk tidak memberlakukan kebijakan tersebut, karena apabila Indonesia menerapkan lockdown maka dalam waktu singkat akan terjadi kerusuhan. "Sehingga meskipun saat itu kita gugup, saya masih tenang, jernih dan bisa memutuskan, alhamdulillah tidak keliru," tutur dia.
Baca Juga: Jokowi Akui Ada Beberapa Menteri yang Kinerjanya Perlu Dievaluasi
Adapun, pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2023 diperkirakan masih akan tumbuh 5,2% hingga 5,3%, dengan tingkat inflasi terkendali di angka 5,5%. Selain itu, tekanan ekonomi global terhadap ekonomi Indonesia juga dirasa sudah mereda. "Apa yang kita takutkan banyak yang tidak terjadi, ini patut kita syukuri," pungkas dia.
(nng)
Lihat Juga :