Minyakita Langka, Apkasindo Malah Minta Penurunan Bea Ekspor
Kamis, 09 Februari 2023 - 13:10 WIB
Menurut Gulat, kekurangan Minyakita disebabkan karena banyak masyarakat yang awalnya membeli minyak goreng premium beralih ke Minyakita. Peralihan itu tak lain karena harga Minyakita lebih murah dan produknya juga berkualitas.
"Tetapi kok 300 ribu ton per bulan masih kurang. Karena itu tadi peralihan konsumsi minyak premium menjadi Minyakita," ucap Gulat.
Oleh karena itu Gulat berpandangan, sebaiknya pemerintah memberikan kebijakan tindakan afirmatif guna tujuan tertentu untuk saat ini. Caranya dengan menurunkan bea keluar supaya dapat merangsang pengusaha melakukan ekspor.
Baca juga: Thomas Djorghi Diam-Diam Ternyata Punya Pacar, Usianya Lebih Muda
"Affirmation action ini kami anggap semacam perangsang supaya terjadinya ekspor dan pasokan DMO akan kembali normal. Jadi ini harus kita selesaikan masalah tanpa menimbulkan masalah baru. Sebenarnya cukup sederhana, diberikan saja kemudahan atau penurunan bea keluar dalam waktu tertentu kepada eksportir. Itu akan merangsang mereka untuk kembali bergeliat mengekspor. Ini yang kami harapkan," pungkas Gulat.
"Tetapi kok 300 ribu ton per bulan masih kurang. Karena itu tadi peralihan konsumsi minyak premium menjadi Minyakita," ucap Gulat.
Oleh karena itu Gulat berpandangan, sebaiknya pemerintah memberikan kebijakan tindakan afirmatif guna tujuan tertentu untuk saat ini. Caranya dengan menurunkan bea keluar supaya dapat merangsang pengusaha melakukan ekspor.
Baca juga: Thomas Djorghi Diam-Diam Ternyata Punya Pacar, Usianya Lebih Muda
"Affirmation action ini kami anggap semacam perangsang supaya terjadinya ekspor dan pasokan DMO akan kembali normal. Jadi ini harus kita selesaikan masalah tanpa menimbulkan masalah baru. Sebenarnya cukup sederhana, diberikan saja kemudahan atau penurunan bea keluar dalam waktu tertentu kepada eksportir. Itu akan merangsang mereka untuk kembali bergeliat mengekspor. Ini yang kami harapkan," pungkas Gulat.
(uka)
Lihat Juga :