Terapkan Prinsip Industri Hijau, Pupuk Kaltim Raih The Best Indonesia Green Awards 2023

Jum'at, 24 Februari 2023 - 22:40 WIB


Selanjutnya kategori Pengembangan Keanekaragaman Hayati pada kitosan cair “Si Penyelamat Kemelimpahan Anggrek Hitam”, lalu kategori Pelopor Pencegahan Polusi melalui inovasi pemanfaatan limbah Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) sebagai material stabilisasi tanah. Kemudian kategori Pengembangan Pengolahan Sampah Terpadu dengan program merubah cangkang kepiting jadi cuan, serta kategori Mengembangkan Edukasi Perubahan Iklim melalui inisiasi Edukasi Konservasi Terumbu Karang (Aksi Terang) guna menjaga ekosistem laut melalui konservasi terumbu karang.

"Seluruh kategori yang diraih tahun ini, bagian dari komitmen Pupuk Kaltim dalam mengimplementasikan prinsip industri hijau dan pelaksanaan dekarbonisasi secara berkesinambungan. Hal itu diwujudkan melalui inovasi yang dikembangkan perusahaan dalam rangka efisiensi pemanfaatan sumberdaya sekaligus menciptakan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat," terang Qomaruzzaman.

Menurutnya, pengelolaan lingkungan pada berbagai aspek menjadi perhatian serius Pupuk Kaltim, didukung kesadaran penuh seluruh insan perusahaan. Berbagai inovasi yang digagas, juga bentuk komitmen Pupuk Kaltim dalam mendorong terciptanya stabilitas lingkungan yang lebih baik, sekaligus menekan pencemaran serta dampak aktivitas industri semaksimal mungkin.

Dalam lima tahun terakhir, Pupuk Kaltim juga menerapkan inovasi teknologi yang mengacu pada 4R (Reduce, Reuse, Recycle dan Recovery) pada proses produksi, diikuti penggunaan energi baru terbarukan serta pemenuhan baku mutu lingkungan pada limbah cair maupun emisi. Hal ini juga komitmen Pupuk Kaltim mengedepankan prinsip ESG dalam setiap aktivitas bisnis perusahaan.

"Dari kinerja tersebut Pupuk Kaltim berhasil meraih Propernas Emas enam tahun berturut dari KLHK. Begitu juga dalam perbaikan kualitas lingkungan, Pupuk Kaltim mampu melakukan penghematan energi, reduksi emisi gas rumah kaca, reduksi timbulan limbah hingga penghematan air," lanjut Qomaruzzaman.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!