Ketika Industri Asuransi Memanfaatkan Melek Internet Masyarakat Indonesia
Kamis, 02 Maret 2023 - 13:25 WIB
Industri asuransi memanfaatkan tingginya pengguna internet di Indonesia. Foto/Dok
JAKARTA - Data We Are Social mengungkap, jumlah pengguna internet di Indonesia telah mencapai 212,9 juta pada Januari 2023. Jumlah itu berarti sekitar 77% dari populasi Indonesia telah menggunakan internet.
Baca juga: 2 Cara Menghapus Cache di Google Play Store, Mudah Banget!
Orang Indonesia juga tercatat berada pada posisi yang cukup tinggi dalam penggunaan internet dengan menghabiskan waktu 8 jam 36 menit sehari di depan layar ponsel. Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menujukkan, indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia sebesar 49,68%, naik dibanding tahun 2019 yang hanya 38,03%.
Dari statistik tersebut dapat digambarkan besarnya potensi ekonomi industri keuangan berbasis digital di Indonesia. Besarnya potensi itu juga ditopang dengan semakin membaiknya tingkat literasi dan inklusi keuangan serta bertumbuhnya minat masyarakat terhadap produk dan jasa keuangan, investasi, dan proteksi asuransi jiwa di tengah optimisme pemulihan ekonomi global.
Jajaran direksi BCA Life saat peluncuran aplikasi NOW. Foto/Ist
Baca juga: 2 Cara Menghapus Cache di Google Play Store, Mudah Banget!
Orang Indonesia juga tercatat berada pada posisi yang cukup tinggi dalam penggunaan internet dengan menghabiskan waktu 8 jam 36 menit sehari di depan layar ponsel. Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menujukkan, indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia sebesar 49,68%, naik dibanding tahun 2019 yang hanya 38,03%.
Dari statistik tersebut dapat digambarkan besarnya potensi ekonomi industri keuangan berbasis digital di Indonesia. Besarnya potensi itu juga ditopang dengan semakin membaiknya tingkat literasi dan inklusi keuangan serta bertumbuhnya minat masyarakat terhadap produk dan jasa keuangan, investasi, dan proteksi asuransi jiwa di tengah optimisme pemulihan ekonomi global.
Jajaran direksi BCA Life saat peluncuran aplikasi NOW. Foto/Ist
Lihat Juga :