Kebijakan Ketat Pandemi Usai, Ekonomi China Melesat hingga 4,5 Persen
Selasa, 18 April 2023 - 22:45 WIB
Pertumbuhan tersebut didukung dengan berakhirnya kebijakan ketat pembatasan pandemi Covid19 selama tiga tahun terakhir. Kebijakan itu akhirnya meningkatkan daya beli masyarakat di negara dengan ekonomi terbesar kedua tersebut.
Penjualan ritel yang menjadi indikator utama konsumsi rumah tangga melonjak 10,6% pada Maret 2023 dibandingkan tahun sebelumnya. Pada saat yang sama, output dari pabrik-pabrik di negara tersebut naik sebesar 3,9%, meskipun sedikit meleset dari perkiraan.
Sementara itu, pemulihan yang kuat juga terjadi pada sektor industri penerbangan negara. Data Administrasi Penerbangan Sipil China menunjukkan bahwa lebih dari 45 juta perjalanan penumpang udara dilakukan bulan lalu, meningkat hampir tiga kali lipat pada waktu yang sama di tahun lalu. Hal ini didukung dengan pengurusan Visa yang kembali dibuka.
Beijing juga telah mengurangi tindakan keras selama tiga tahun terhadap perusahaan teknologi besar dan pengembang properti. Namun, terdapat kekhawatiran bahwa pertumbuhan tidak berlanjut meski angka pertumbuhan terbaru kuat.
"Apa yang lebih mungkin terjadi dalam beberapa bulan mendatang adalah bahwa orang mungkin akan melewati level tertinggi awal setelah pembukaan kembali," ujar Kepala Ekonom di Hang Seng Bank, Dan Wang, dilansir BBC (18/4/2023).
Penjualan ritel yang menjadi indikator utama konsumsi rumah tangga melonjak 10,6% pada Maret 2023 dibandingkan tahun sebelumnya. Pada saat yang sama, output dari pabrik-pabrik di negara tersebut naik sebesar 3,9%, meskipun sedikit meleset dari perkiraan.
Sementara itu, pemulihan yang kuat juga terjadi pada sektor industri penerbangan negara. Data Administrasi Penerbangan Sipil China menunjukkan bahwa lebih dari 45 juta perjalanan penumpang udara dilakukan bulan lalu, meningkat hampir tiga kali lipat pada waktu yang sama di tahun lalu. Hal ini didukung dengan pengurusan Visa yang kembali dibuka.
Beijing juga telah mengurangi tindakan keras selama tiga tahun terhadap perusahaan teknologi besar dan pengembang properti. Namun, terdapat kekhawatiran bahwa pertumbuhan tidak berlanjut meski angka pertumbuhan terbaru kuat.
"Apa yang lebih mungkin terjadi dalam beberapa bulan mendatang adalah bahwa orang mungkin akan melewati level tertinggi awal setelah pembukaan kembali," ujar Kepala Ekonom di Hang Seng Bank, Dan Wang, dilansir BBC (18/4/2023).
Lihat Juga :