Kuartal I-2023, NCKL Bukukan Pendapatan Rp4,8 Triliun

Rabu, 03 Mei 2023 - 15:04 WIB
Pada kuartal pertama tahun 2023, perseroan mencatatkan kenaikan laba bruto sebesar 13,6%, menjadi Rp1,6 triliun dari Rp1,4 triliun di kuartal pertama tahun 2022. Marjin laba bruto turun menjadi 32,7% , sedangkan rasio biaya operasi ke pendapatan tetap sebesar 4,2% dikarenakan penurunan harga batu bara dan penurunan harga BBM dibanding kuartal pertama tahun 2022.

Sementara, laba periode berjalan sebesar Rp1,5 triliun, turun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp1,6 triliun. Penurunan laba dikarenakan melemahnya harga nikel, kobalt, serta menguatnya nilai tukar rupiah di kuartal I-2023 dibanding periode yang sama tahun 2022.

Lebih lanjut, perusahaan pertambangan dan hilirisasi nikel terintegrasi yang beroperasi di Pulau Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara, itu menegaskan akan terus melakukan investasi dan pembangunan fasilitas produksi yang dapat meningkatkan volume dan nilai tambah dari produk yang dihasilkan.

Baca Juga: Purnawirawan Laksamana Desak Turki Tinggalkan NATO, Ini Alasannya

Tercatat, hingga 31 Maret 2023, untuk lini produksi Rotary Kiln Electric Furnance (RKEF), entitas anak perseroan PT Halmahera Jaya Feronikel (HJF) telah menyelesaikan pembangunan lima lini produksi dari total 8 lini produksi yang sedang dibangun. Tiga lini produksi sedang dalam tahap penyelesaian dan diperkirakan akan selesai pada akhir kuartal kedua tahun ini, sehingga total kapasitas produksi HJF akan sebesar 95 ribu metal ton/tahun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!