Komisaris Termuda BEI Pandu Sjahrir Gencar Ajak Milenial Main Saham

Rabu, 22 Juli 2020 - 16:55 WIB
Dibandingkan dengan negara lain, mereka memiliki lebih dari 10% investor dari populasinya. Sehingga, Indonesia masih memiliki ruang yang perlu dikembangkan dan itu merupakan peluang yang besar, baik untuk pasar, maupun investor baru. Dengan banyaknya startup yang tumbuh belakangan, ia juga ingin mengajak perusahaan-perusahaan tersebut untuk masuk ke BEI karena saat ini jumlahnya masih sangat sedikit.

“Hal ini sangat berbeda dengan China dan AS di mana 10 kapitalisasi teratas dimiliki oleh perusahaan teknologi. Di Indonesia, masih didominasi oleh perusahaan-perusahaan perbankan dan telekomunikasi, persis seperti 10 tahun yang lalu,” terangnya.

Menurut Pandu, generasi pendahulu tidak melihat bahwa pasar modal sebagai peluang investasi yang berkelanjutan. Kesuksesan pasar modal membuat investor akan merasa yakin bahwa pasar modal merupakan cara terbaik untuk menaruh investasi jangka panjang.

(Baca Juga: Harapan 28 Tahun Perjalanan Bursa Efek Indonesia Jadi Pilar Memajukan Ekonomi )

Ia menyebut hal itu sebagai tugasnya untuk meyakinkan startup unicorn yang ada di Indonesia untuk masuk bursa. Apalagi dengan adanya Covid-19, dari yang kegiatan offline menjadi online. Mereka sering membuka aplikasi, pesan ojek, pesan makan, mereka menggunakan teknologi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!