Tokopedia Gandeng Dompet Dhuafa Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19
Rabu, 22 Juli 2020 - 23:43 WIB
Program tersebut menyasar masyarakat kelompok rentan kesehatan, para petugas penggali dan pemulasaran jenazah, serta pengemudi angkutan umum.
Hasil rapid test reaktif akan dilaporkan kepada pihak terkait dan dapat dilakukan PCR test mandiri sesuai prioritas sebagai tindakan lanjutannya.
Direktur Dakwah, Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Dompet Dhuafa Ahmad Shonhaji mengatakan Dompet Dhuafa dalam fase awal penanggulangan pandemi Corona membuka Crisis Center Cegah dan Tangkal (Cekal) Corona.
Kemudian memproduksi Disinfection Chamber (bilik sterilisasi) yang didistribusikan ke 1.000 titik fasilitas umum yang sering diakses masyarakat.
Tim Gerai Sehat atau Layanan Kesehatan Cuma-cuma (LKC) Dompet Dhuafa juga membagi-bagikan secara gratis APD dan hygiene kit, logistik pangan juga menjadi fokus pelayanan Dompet Dhuafa.
“Di garda terakhir, turut menyediakan mobil ambulance maupun layanan barzah Dompet Dhuafa untuk mengantarkan pasien terduga Corona menuju rumah sakit rujukan pemerintah dan juga penanganan korban meninggal di seluruh Indonesia,” ujar Ahmad Shonhaji dalam rilisnya di Jakarta, Rabu (22/7/2020).
Hasil rapid test reaktif akan dilaporkan kepada pihak terkait dan dapat dilakukan PCR test mandiri sesuai prioritas sebagai tindakan lanjutannya.
Direktur Dakwah, Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Dompet Dhuafa Ahmad Shonhaji mengatakan Dompet Dhuafa dalam fase awal penanggulangan pandemi Corona membuka Crisis Center Cegah dan Tangkal (Cekal) Corona.
Kemudian memproduksi Disinfection Chamber (bilik sterilisasi) yang didistribusikan ke 1.000 titik fasilitas umum yang sering diakses masyarakat.
Tim Gerai Sehat atau Layanan Kesehatan Cuma-cuma (LKC) Dompet Dhuafa juga membagi-bagikan secara gratis APD dan hygiene kit, logistik pangan juga menjadi fokus pelayanan Dompet Dhuafa.
“Di garda terakhir, turut menyediakan mobil ambulance maupun layanan barzah Dompet Dhuafa untuk mengantarkan pasien terduga Corona menuju rumah sakit rujukan pemerintah dan juga penanganan korban meninggal di seluruh Indonesia,” ujar Ahmad Shonhaji dalam rilisnya di Jakarta, Rabu (22/7/2020).
Lihat Juga :