Gagal Bayar Utang AS Bisa Mengguncang Bursa Saham Global
Selasa, 23 Mei 2023 - 08:19 WIB
Namun, investor belum terlalu siap dalam menghadapi krisis ini. Survei Bank of America menunjukan 71% investor mengharapkan adanya penyelesaian sebelum batas akhir, yakni ketika pemerintah kehabisan opsi untuk membiayai dirinya sendiri meskipun tanpa masuk dalam keadaan gagal bayar.
Selain aset AS, yen, mata uang komoditas, dan ekuitas pasar berkembang yang sensitif terhadap perubahan sentimen risiko juga berada di bawah pengawasan ketat. Yen sedikit berubah terhadap dolar pada awal perdagangan Asia sementara mata uang komoditas dikutip bercampur terhadap greenback.
Baca juga: Simak! Jadwal SIM Keliling Hari Ini di Jakarta, Cek Lokasinya
Goldman Sachs Group Inc. mengatakan plafon utang AS yang menjulang adalah katalisator yang masuk akal untuk memukul pertumbuhan ekonomi dan pasar saham.
Selain aset AS, yen, mata uang komoditas, dan ekuitas pasar berkembang yang sensitif terhadap perubahan sentimen risiko juga berada di bawah pengawasan ketat. Yen sedikit berubah terhadap dolar pada awal perdagangan Asia sementara mata uang komoditas dikutip bercampur terhadap greenback.
Baca juga: Simak! Jadwal SIM Keliling Hari Ini di Jakarta, Cek Lokasinya
Goldman Sachs Group Inc. mengatakan plafon utang AS yang menjulang adalah katalisator yang masuk akal untuk memukul pertumbuhan ekonomi dan pasar saham.
(uka)
Lihat Juga :