Rupiah Terus Merosot Terhadap Dolar AS, Hari Ini Menjadi Rp14.955/USD

Jum'at, 26 Mei 2023 - 18:30 WIB
"Kalau melihat pemilu sebelumnya, ada indikasi di tahun politik pengusaha wait and see. Tapi ini terjadi dulu karena kondisi yang mencekam, namun pemilu kedepan kemungkinan cukup kondusif. Dan berharap pola tahun Pemilu, yakni wait and see, tidak memberikan tekanan kuat terhadap sikap dan perilaku usaha untuk berinvestasi," terang Ibrahim dalam rilis hariannya.

Lebih lanjut dia mengatakan, sebelumnya pemerintah optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun politik bisa mencapai 5,3% dan akan tetap terus terjaga meski di tahun 2023 dan tentunya menjadi momentum ekonomi terbaik di 2024.

Selain itu, Bank Indonesia (BI) merevisi ke atas pertumbuhan ekonomi dunia 2023 dari prakiraan semula. Pertumbuhan ekonomi global 2023 diprakirakan mencapai 2,7% yoy, dibandingkan perkiraan bulan sebelumnya yang sebesar 2,6%.

"Hal tersebut ditopang oleh pertumbuhan ekonomi negara berkembang yang lebih kuat. Terutama, ekonomi Tiongkok tumbuh lebih baik didorong oleh pembukaan ekonomi pascapandemi Covid-19," kata Ibrahim.

Di samping itu, Ibrahim memprediksi, untuk perdagangan pekan depan, Senin (29/5) mata uang rupiah dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp14.930-Rp15.000.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!