Wamendag Pede Target 30 Juta UMKM Go Digital Bakal Tercapai
Rabu, 14 Juni 2023 - 11:01 WIB
Baca juga: Iduladha, Mudah Berkurban via Digital
Selain itu, nilai transaksi niaga elektronik (e-commerce) pada 2022 juga telah mencapai Rp476,3 triliun. Pada 2023, nilai tersebut diproyeksikan Bank Indonesia akan meningkat mencapai Rp572 triliun atau naik sekitar 20% dibanding pada 2022. Bahkan pada 2025, sektor niaga-el diperkirakan tumbuh secara konsisten sekitar 17-22%.
Lebih lanjut Jerry menyatakan, Kemendag terus melakukan berbagai upaya untuk menjaga kinerja perdagangan. Upaya tersebut diwujudkan dengan berbagai kegiatan promosi, misi dagang, dan kerja sama perdagangan melalui skema Preferential Trade Agreement (PTA), Free Trade Agreement (FTA), maupun Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA).
Baca juga: Tingkatkan Hubungan Dagang, Mendag Zulhas Pertemukan Pengusaha RI dan Arab Saudi
Adapun Indonesia sudah memiliki 35 perjanjian dagang, termasuk 9 perjanjian secara bilateral. "Perjanjian perdagangan ini dapat dimanfaatkan sebagai toll way atau fasilitas pemerintah bagi pelaku UMKM Indonesia untuk meningkatkan akses pasar internasional," bebernya.
Selain itu, nilai transaksi niaga elektronik (e-commerce) pada 2022 juga telah mencapai Rp476,3 triliun. Pada 2023, nilai tersebut diproyeksikan Bank Indonesia akan meningkat mencapai Rp572 triliun atau naik sekitar 20% dibanding pada 2022. Bahkan pada 2025, sektor niaga-el diperkirakan tumbuh secara konsisten sekitar 17-22%.
Lebih lanjut Jerry menyatakan, Kemendag terus melakukan berbagai upaya untuk menjaga kinerja perdagangan. Upaya tersebut diwujudkan dengan berbagai kegiatan promosi, misi dagang, dan kerja sama perdagangan melalui skema Preferential Trade Agreement (PTA), Free Trade Agreement (FTA), maupun Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA).
Baca juga: Tingkatkan Hubungan Dagang, Mendag Zulhas Pertemukan Pengusaha RI dan Arab Saudi
Adapun Indonesia sudah memiliki 35 perjanjian dagang, termasuk 9 perjanjian secara bilateral. "Perjanjian perdagangan ini dapat dimanfaatkan sebagai toll way atau fasilitas pemerintah bagi pelaku UMKM Indonesia untuk meningkatkan akses pasar internasional," bebernya.
(ind)
Lihat Juga :