Perry Ungkap Penyebab Rupiah Masih Undervalued

Rabu, 29 April 2020 - 13:27 WIB
Ada faktor negatif, ada pula faktor positif dari luar dan dalam negeri. Dari dalam negeri adalah tingginya penawaran lelang Surat Berharga Negara (SBN) yang mencapai Rp44,4 triliun.

"Penawaran lelang SBN yang lebih tinggi menjadi Rp44,4 triliun, menunjukkan minat investor dalam dan luar negeri untuk membeli SBN ini 2,2 kali dari target, ini positif," kata Perry.

Sentimen dari luar negeri adalah penguatan pasar saham di AS dan Eropa. Menurut Perry, hingga akhir tahun, nilai tukar diprediksi akan stabil dan menguat ke arah Rp15.000 per USD.

Hal ini ditambah dengan defisit transaksi berjalan yang lebih rendah dari target semula 2,5%-3% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

"Insya Allah pada kuartal I, defisit transaksi berjalan di bawah 1,5% dari PDB. Untuk keseluruhan tahun di bawah 2% dari PDB. Jika defisit transaksi berjalannya lebih rendah, berarti kekurangan devisa itu lebih rendah dan mendukung penguatan nilai tukar ke arah fundamentalnya," kata Perry.
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!