15 Negara Termurah untuk Pensiun Ekspatriat, Ada Tetangga Serumpun Indonesia

Kamis, 15 Juni 2023 - 18:32 WIB
Pindah ke Kamboja tidak harus merogoh kocek dalam, dengan biaya USD35 untuk visa on arrival. Biaya perpanjangan satu tahun di bawah USD300, dan ekspatriat bisa datang dan pergi sesuka mereka.

Harga konsumen 34% lebih rendah, dan sewa 64% lebih rendah daripada di Amerika Serikat bisa jadi pertimbangan. Perawatan kesehatan di Kamboja cukup baik, dimana banyak orang bepergian ke Thailand, Vietnam, dan bahkan China untuk mencari pengobatan. Gaji juga dikenakan pajak Kamboja sebesar 20%.

12. Slovakia

Indeks Biaya Hidup: 44.2

Slovakia telah menjadi tujuan populer bagi para pensiunan ekspatriat. Selain memiliki biaya hidup murah, ekonomi stabil serta indahnya pemandangan alam menjadi alasan utama negara ini jadi tempat pensiun yang tepat.

Dilaporkan bahwa biaya hidup di Slovakia 54% lebih rendah daripada di AS. Harga perumahan cenderung terjangkau, dan orang-orangnya hangat dan ramah. Perawatan kesehatan di negara ini juga bagus, dan ekspatriat harus berkontribusi pada sistem asuransi nasional agar mereka memenuhi syarat untuk mendapatkan perlindungan.

11. Chili

Indeks Biaya Hidup: 44.1

Salah satu negara teraman dan paling stabil secara ekonomi di Amerika Selatan adalah Chili. Biaya hidup rata-rata (tidak termasuk sewa) 42,79% lebih rendah dari AS dengan gaya hidup yang bisa Anda dapatkan di sini hampir sama dengan negara maju. Kota yang bersih, infrastruktur canggih, dan pemerintahan stabil jadi keunggulan.

Negara ini juga merupakan rumah bagi satwa liar yang melimpah, danau dan beragam pegunungan. Harga perumahan yang terjangkau, perawatan kesehatan baik, dan pilihan transportasi yang mudah menjadikannya pilihan yang menarik bagi para pensiunan. Bahasa Inggris tidak banyak digunakan di sini, oleh karena itu yang terbaik adalah belajar bahasa Spanyol.

10. El Salvador

Indeks Biaya Hidup: 43,3

El Salvador adalah salah satu negara termurah untuk pensiun. Di negara ini biaya hidupnya setara 40% lebih murah daripada rata-rata AS. Lanskap dramatis, El Salvador punya banyak gunung berapi, pegunungan, garis pantai Pasifik, dan bahkan dataran yang berbukit-bukit.

Negara ini umumnya aman untuk pensiun, dengan penduduk asli yang hangat dan ramah. Sektor pertanian juga menjadi salah satu keunggulan, dimana banyak makanan tersedia dengan harga murah. Selain itu perawatan kesehatan di negara ini juga bagus dan dengan cepat mengejar ketertinggalan.

9. Mauritius

Indeks Biaya Hidup: 42,2

Mauritius menjadi tujuan impian banyak orang di seluruh dunia untuk menghabiskan masa tua mereka. Biaya hidupnya rata-rata 44% lebih rendah dari AS.

Negara damai, iklim yang hangat, pantai indah, lapangan golf, dan banyak hotel menambah keindahan negara ini. Para pensiunan juga memiliki akses ke layanan kesehatan yang sangat baik. Selama Anda tidak menerima gaji atau memiliki posisi eksekutif, Anda juga dapat berinvestasi di pulau tersebut.

8. Republik Dominika

Indeks Biaya Hidup: 41,8

Negara pensiun yang menarik dengan biaya hidup yang murah adalah Republik Dominika. Pensiunan ekspatriat dapat hidup nyaman hanya dengan USD1200.

Hal yang membedakan negara ini, selain sinar matahari sepanjang tahun dan pantai berpasir, adalah gaya hidup Eropa yang ditawarkannya. Proses aplikasi pensiun juga cukup mudah. Komunitas ekspatriat tumbuh paling banyak di Rio San Juan dan Santo Domingo. Perawatan kesehatan terjangkau di sini, dan secara keseluruhan negara ini 40% lebih murah daripada AS dan Kanada.

7. Thailand

Indeks Biaya Hidup: 40,7

Thailand juga telah menjadi salah satu negara terbaik untuk pensiun. Pensiunan ekspatriat dapat memperpanjang tabungan pensiun mereka dengan pindah ke Thailand. Negara ini sangat terjangkau, dimana memiliki biaya hidup rata-rata 40% lebih murah daripada AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!