Seblak Tasik 3 Putra, Merintis Berjualan dari Pinggir Jalan hingga Punya 7 Cabang

Selasa, 27 Juni 2023 - 14:56 WIB
“Ada sekitar 16 orang karyawan yang membantu saya berjualan seblak. Mereka berasal dari sekitar Bekasi dan beberapa teman dari Tasik. Untuk gaji karyawan besarnya disesuaikan omzet hasil berjualan,” katanya.

Ari mengatakan, hasil kotor penjualan seblak dari 7 lokasi yang dikelola dalam satu bulan sekitar Rp120 juta. “Pendapatan penjualan seblak dari setiap lokasi berbeda-beda, yang paling ramai di ruko bilangan Zamrud sekitar Rp40 juta sebulan,” ucapnya.

Ari berjualan seblak belajar dari pengalaman yang diperoleh hasil berjualan jajanan yang dilakoni sejak tahun 2011. Ketika pertama kali datang ke Bekasi dia berdagang cilok, kemudian berjualan bakso, dan terakhir menyajikan makanan seblak.

Pengalaman berjualan yang diperoleh selama bertahun-tahun membuat Ari mengerti jenis makanan yang sedang banyak disukai masyarakat dan lokasi berjualan yang ramai. Dia pun mengajukan pinjaman kredit usaha rakyat (KUR) ke Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk membuka ruko kedai seblak sebesar Rp200 juta.

“Saya dapat kredit dari BRI untuk tambah modal usaha dengan masa pengembalian selama 3 tahun. Sekarang semua sudah lunas dan tinggal mengelola penjualan biar tetap bagus,” katanya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!