Langkah Nyata Mewujudkan Net Zero Emission di Lingkup Perusahaan
Senin, 03 Juli 2023 - 16:03 WIB
"Ini merupakan wujud komitmen bersama dalam mendukung pencapaian target dekarbonisasi Pupuk Kaltim, sekaligus langkah nyata penerapan ESG di lingkungan Perusahaan," ujar Wirza, dalam keterangannya, Senin (3/7/2023).
Dijelaskan Wirza, Pupuk Kaltim secara bertahap akan terus memperbanyak penggunaan kendaraan listrik, mulai dari motor hingga mobil dan bus listrik. "Semoga keberadaan mobil listrik menjadi nilai tambah bagi perusahaan, khususnya dalam transformasi industri hijau dengan kontribusi nyata terhadap kelestarian lingkungan untuk masa depan berkelanjutan," tambah Wirza.
Direktur Operasi dan Produksi Pupuk Kaltim Hanggara Patrianta, menambahkan pihaknya secara konsisten terus berfokus terhadap penerapan ESG guna mencapai target net zero emission pada 2060, dan Nationally Determined Contribution (NDC) hingga 32% di tahun 2030. Penggunaan kendaraan listrik menjadi salah satu upaya perusahaan untuk menekan penggunaan energi fosil di lingkup bisnis.
"Sejak menggagas penggunaan motor listrik pada tahun lalu, Pupuk Kaltim terus meneguhkan posisi sebagai pionir transformasi industri hijau di Indonesia. Dan tahun ini perusahaan pun mulai menggunakan mobil listrik, yang ke depannya akan terus diperbanyak secara bertahap," ungkap Hanggara.
Menurut Hanggara, penggunaan kendaraan listrik menjadi bukti nyata komitmen Pupuk Kaltim menerapkan ESG dalam menciptakan pertumbuhan usaha, sekaligus membangun keseimbangan kinerja pada aspek ekonomi, sosial dan lingkungan. Terlebih saat ini Pupuk Kaltim menduduki peringkat tertinggi penerapan ESG dunia untuk kategori agrochemical, berdasarkan ESG Risk Rating Morningstar Sustainalytics.
Dijelaskan Wirza, Pupuk Kaltim secara bertahap akan terus memperbanyak penggunaan kendaraan listrik, mulai dari motor hingga mobil dan bus listrik. "Semoga keberadaan mobil listrik menjadi nilai tambah bagi perusahaan, khususnya dalam transformasi industri hijau dengan kontribusi nyata terhadap kelestarian lingkungan untuk masa depan berkelanjutan," tambah Wirza.
Direktur Operasi dan Produksi Pupuk Kaltim Hanggara Patrianta, menambahkan pihaknya secara konsisten terus berfokus terhadap penerapan ESG guna mencapai target net zero emission pada 2060, dan Nationally Determined Contribution (NDC) hingga 32% di tahun 2030. Penggunaan kendaraan listrik menjadi salah satu upaya perusahaan untuk menekan penggunaan energi fosil di lingkup bisnis.
"Sejak menggagas penggunaan motor listrik pada tahun lalu, Pupuk Kaltim terus meneguhkan posisi sebagai pionir transformasi industri hijau di Indonesia. Dan tahun ini perusahaan pun mulai menggunakan mobil listrik, yang ke depannya akan terus diperbanyak secara bertahap," ungkap Hanggara.
Menurut Hanggara, penggunaan kendaraan listrik menjadi bukti nyata komitmen Pupuk Kaltim menerapkan ESG dalam menciptakan pertumbuhan usaha, sekaligus membangun keseimbangan kinerja pada aspek ekonomi, sosial dan lingkungan. Terlebih saat ini Pupuk Kaltim menduduki peringkat tertinggi penerapan ESG dunia untuk kategori agrochemical, berdasarkan ESG Risk Rating Morningstar Sustainalytics.
Lihat Juga :