Luhut Blakblakan Ungkap Alasan Jokowi Kembali Kunjungi Australia
Selasa, 04 Juli 2023 - 15:53 WIB
Dalam kunjungan tersebut juga, kata Luhut, Indonesia bermaksud untuk membuka harapan melalui kerja sama ekonomi yang erat, dengan fokus utamanya pada industri hilir.
"Inilah fokus agenda kunjungan kami hari ini ke Negeri Kanguru, memperbaiki defisit neraca perdagangan antara Indonesia dan Australia. Dlam tiga tahun terakhir merujuk data BPS, Indonesia selalu mengalami defisit di tengah sektor ekonomi dan perdagangan yang semakin aktif belakangan antara kedua negara," kata Luhut dikutip dari akun instagram @luhut.pandjaitan, Selasa (4/7/2023).
Sementarra itu, Luhut mengatakan telah menangkap niat Australia untuk menjalin kerja sama dengan Indonesia dari tiga hari sebelum Anthony Albanese terpilih menjadi PM Australia.
Albanese menyebut Indonesia akan tumbuh menjadi ekonomi yang substansial di dunia. Bahkan ia meyakini Indonesia akan menjadi salah satu raksasa perekonomian dunia di samping China dan India.
"Saya menangkap bahwa pidato PM Albanese adalah sebuah isyarat dari Australia bahwa mereka ingin memperkuat kemitraan ekonomi dengan Indonesia," katanya.
"Inilah fokus agenda kunjungan kami hari ini ke Negeri Kanguru, memperbaiki defisit neraca perdagangan antara Indonesia dan Australia. Dlam tiga tahun terakhir merujuk data BPS, Indonesia selalu mengalami defisit di tengah sektor ekonomi dan perdagangan yang semakin aktif belakangan antara kedua negara," kata Luhut dikutip dari akun instagram @luhut.pandjaitan, Selasa (4/7/2023).
Sementarra itu, Luhut mengatakan telah menangkap niat Australia untuk menjalin kerja sama dengan Indonesia dari tiga hari sebelum Anthony Albanese terpilih menjadi PM Australia.
Albanese menyebut Indonesia akan tumbuh menjadi ekonomi yang substansial di dunia. Bahkan ia meyakini Indonesia akan menjadi salah satu raksasa perekonomian dunia di samping China dan India.
"Saya menangkap bahwa pidato PM Albanese adalah sebuah isyarat dari Australia bahwa mereka ingin memperkuat kemitraan ekonomi dengan Indonesia," katanya.
Lihat Juga :