Bantu Pelaku Parekraf Terdampak Corona, Wishnutama Pastikan Program Tepat Sasaran
Rabu, 29 April 2020 - 15:23 WIB
Kemenparekraf merancang program yang fokus utamanya ditujukan untuk membantu pekerja dan pengusaha sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Foto/Dok Kemenparekraf
JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) memastikan realokasi anggaran di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) tepat sasaran dalam upaya memitigasi dampak pandemi corona atau Covid-19 terhadap pelaku parekraf.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengatakan, program yang dijalankan Kemenparekraf/Baparekraf dalam situasi tanggap darurat Covid-19 didasarkan pada kebutuhan pekerja dan pengusaha sektor parekraf.
Pihaknya telah melakukan pemetaan permasalahan sebelum kemudian merealokasi anggaran dan menggulirkan program guna menekan dampak Covid-19 terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sesuai dengan kewenangan yang ada di Kemenparekraf/Baparekraf.
“Kemenparekraf memetakan kendala yang dihadapi para pelaku parekraf di lapangan kemudian diterapkan program-program yang sifatnya jaring pengaman (safety net) untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” kata Wishnutama dalam keterangannya, Selasa (28/4/2020).
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengatakan, program yang dijalankan Kemenparekraf/Baparekraf dalam situasi tanggap darurat Covid-19 didasarkan pada kebutuhan pekerja dan pengusaha sektor parekraf.
Pihaknya telah melakukan pemetaan permasalahan sebelum kemudian merealokasi anggaran dan menggulirkan program guna menekan dampak Covid-19 terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sesuai dengan kewenangan yang ada di Kemenparekraf/Baparekraf.
“Kemenparekraf memetakan kendala yang dihadapi para pelaku parekraf di lapangan kemudian diterapkan program-program yang sifatnya jaring pengaman (safety net) untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” kata Wishnutama dalam keterangannya, Selasa (28/4/2020).
Lihat Juga :