Desa Puppuring di Polman Akhirnya Dialiri Listrik 24 Jam
Senin, 27 Juli 2020 - 18:25 WIB
Peresmian aliran listrik 24 jam di desa Puppuring, Polewali, Provinsi Sulawesi Barat. Foto: PLN
POLMAN - PLN terus menunjukkan komitmennya mengalirkan listrik ke seluruh tanah air hingga ke pelosok negeri. Di tengah pandemi virus corona atau COVID-19 , PLN berhasil mengalirkan listrik ke Desa Puppuring, pada Rabu 1 Juli lalu.
Desa Puppuring terletak di kecamatan Allu, kabupaten Polewali Mandar (Polman), provinsi Sulawesi Barat. Warga desa ini kini bisa merasakan aliran listrik PLN selama 24 jam.
Baca juga: PLN Apresiasi Kinerja Kejari Makassar Kawal Proyek Strategis Nasional
Untuk mengalirkan listrik ke desa yang dihuni 400 kepala keluarga, PLN membangun Jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 9,24 kilometer sirkuit (kms) dan jaringan tegangan rendah (JTR) sepanjang 2,96 kms, serta 4 gardu distribusi dengan total kapasitas 175 kiloVolt ampere (kVA).
Untuk menjangkau dusun terpencil tersebut, petugas PLN harus melewati jalanan terjal dan berbatu yang membutuhkan waktu 2-3 jam, lantaran akses jalan yang rusak dan sulit untuk ditempuh.
Turut hadir dalam pengoperasian perdana, Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar yang diwakili Kadis Penanaman Modal dan PTSP, H Andi Masri Masdar, Manager Bagian Perencanaan PLN UP3 Mamuju, H Ramaluddin, Manager PLN UP2K Sulawesi Barat, Dadang Wahyudi, serta Manager PLN ULP Majene, Bakhtiar.
Desa Puppuring terletak di kecamatan Allu, kabupaten Polewali Mandar (Polman), provinsi Sulawesi Barat. Warga desa ini kini bisa merasakan aliran listrik PLN selama 24 jam.
Baca juga: PLN Apresiasi Kinerja Kejari Makassar Kawal Proyek Strategis Nasional
Untuk mengalirkan listrik ke desa yang dihuni 400 kepala keluarga, PLN membangun Jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 9,24 kilometer sirkuit (kms) dan jaringan tegangan rendah (JTR) sepanjang 2,96 kms, serta 4 gardu distribusi dengan total kapasitas 175 kiloVolt ampere (kVA).
Untuk menjangkau dusun terpencil tersebut, petugas PLN harus melewati jalanan terjal dan berbatu yang membutuhkan waktu 2-3 jam, lantaran akses jalan yang rusak dan sulit untuk ditempuh.
Turut hadir dalam pengoperasian perdana, Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar yang diwakili Kadis Penanaman Modal dan PTSP, H Andi Masri Masdar, Manager Bagian Perencanaan PLN UP3 Mamuju, H Ramaluddin, Manager PLN UP2K Sulawesi Barat, Dadang Wahyudi, serta Manager PLN ULP Majene, Bakhtiar.
Lihat Juga :