Tol Cisumdawu Mengubah Peta Jalur Mudik, GT Cikampek Utama Tak Lagi Jadi Biang Kemacetan

Jum'at, 14 Juli 2023 - 21:36 WIB
"Berarti kita menggeser dari Jakarta hampir 75 km, titik kemacetan, nah kita harus lakukan modeling lagi, nanti bagaimana pola operasi jalan tolnya untuk nanti menjelang mudik. Tapi kita sudah bisa pastikan titik kemacetan ada disana (KM150), karena dari arah Cikampek 4 lajur, Cisumdawu 4 lajur, ketemumya cuma 2 lajur (Cipali), makanya ini harus diperlebar," sambung Endra.

Disamping untuk mengurai kemacetan, kehadiran jalan tol diharapkan dapat mendukung penuh operasionalisasi Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.

Nilai konstruksi pembangunan Cisumdawu sebesar Rp18,33 triliun, dengan rincian sebesar Rp9,26 triliun merupakan porsi investasi. Sedangkan Rp9,07 triliun berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara atau APBN sebagai bentuk dukungan Pemerintah. Dengan adanya porsi APBN mendekati 50%, hal ini dapat menekan tarif tol Cisumdawu.

Lebih lanjut, Endra menjelaskan, jalan tol Cisumdawu masih beroperasi tanpa adanya tarif hingga 2-3 minggu ke depan pasca diresmikan oleh Presiden Jokowi (11/7) lalu. Adapun tarifnya diperkirakan 1.275/km.

"Tol Cisumdawu masih dibebaskan sekitar 2-3 minggu. Perkiraan tarifnya Rp1.275/km," kata Endra.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!