Konsumsi Listrik Naik Jadi Sinyal Pemulihan Ekonomi

Selasa, 28 Juli 2020 - 13:01 WIB
Kenaikan konsumsi listrik menjadi sinyal pemulihan ekonomi. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyiapkan Rp3 triliun untuk insentif listrik sektor bisnis dan sosial selama Juli - Desember. Insentif ini diyakini akan menjadi pemantik konsumsi listrik yang juga menjadi sinyal pemulihan ekonomi.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal Febrio Nathan Kacaribu mengatakan, insentif pemerintah diharapkan dapat mendorong kinerja industri. Adapun, mekanisme insentif yang digunakan yakni keringanan tagihan listrik.



"Nanti detailnya akan disampaikan (insentif listrik). Kami juga sedang menyiapkan insentif-insentif lainnya," kata Febrio dalam Mid-Year Economic Outlook 2020, Selasa (28/7/2020). (Baca juga: Asyik, 3 Sektor Ini Dapat Subsidi Listrik Rp3 Triliun dari Pemerintah )

Menurut dia, dengan pemberian insentif ini akan menaikan konsumsi listrik. Adapun, kenaikan konsumsi listrik menjadi sinyal pemulihan ekonomi. "Aktivitas ekonomi secara historis memiliki korelasi dengan konsumsi listrik yang mencerminkan pertumbuhan populasi dan produksi barang dan jasa. Beberapa faktor lain yang mempengaruhi konsumsi listrik adalah rasio elektrifikasi, pembangunan, dan tingkat pendapatan," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!