Bongkar Muat Meningkat di TPK Belawan, Stabilitas Perekonomian Jadi Harapan
Rabu, 29 Juli 2020 - 05:34 WIB
“Ini terutama didominasi bongkar muat peti kemas domestik atau antar pulau. Kami berharap stabilitas dan pertumbuhan perekonomian pada tahun ini dapat terus tumbuh sehingga trafik bongkar muat peti kemas di TPK Belawan tahun 2020 dapat terus meningkat,” ujarnya di Jakarta, Selasa (28/7).
Angka tersebut, ungkap Indra, sama dengan bongkar muat peti kemas di TPK Belawan sebanyak 531.551 TEUs, naik 5% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2019 sebanyak 506.475 TEUs. Terminal internasional melayani bongkar muat peti kemas sebanyak 267.511 TEUs dan terminal domestik sebanyak 264.040 TEUs.
Bongkar muat peti kemas di terminal internasional sebanyak 3.334.462 Ton didominasi komoditi impor seperti pupuk, makanan ternak, dan chemical. Sedangkan komoditi dominan ekspor meliputi palm oil, chemical, dan minyak.
(Baca Juga: Akhir 2019, Bongkar Muat Mobil Penumpang di IPCC Tumbuh Dua Digit )
“Untuk terminal domestik sebanyak 3.150.594 Ton dengan komoditi dominan untuk kegiatan bongkar di terminal ini yakni kertas, semen, dan gula sedangkan untuk komoditi dominan untuk kegiatan muatnya adalah: pecah belah, alat tulis kantor, dan besi ulir,” jelas Indra.
Angka tersebut, ungkap Indra, sama dengan bongkar muat peti kemas di TPK Belawan sebanyak 531.551 TEUs, naik 5% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2019 sebanyak 506.475 TEUs. Terminal internasional melayani bongkar muat peti kemas sebanyak 267.511 TEUs dan terminal domestik sebanyak 264.040 TEUs.
Bongkar muat peti kemas di terminal internasional sebanyak 3.334.462 Ton didominasi komoditi impor seperti pupuk, makanan ternak, dan chemical. Sedangkan komoditi dominan ekspor meliputi palm oil, chemical, dan minyak.
(Baca Juga: Akhir 2019, Bongkar Muat Mobil Penumpang di IPCC Tumbuh Dua Digit )
“Untuk terminal domestik sebanyak 3.150.594 Ton dengan komoditi dominan untuk kegiatan bongkar di terminal ini yakni kertas, semen, dan gula sedangkan untuk komoditi dominan untuk kegiatan muatnya adalah: pecah belah, alat tulis kantor, dan besi ulir,” jelas Indra.
Lihat Juga :