Harga Gabah dan Beras di Tingkat Penggilingan Naik, Siap-siap Efek Dominonya!

Selasa, 01 Agustus 2023 - 13:34 WIB
Kenaikan harga gabah akan berdampak pada harga beras. Foto/Dok
JAKARTA - Badan Pusat Statistik ( BPS ) melaporkan bahwa dari 1.684 transaksi penjualan gabah di 27 provinsi selama Juli 2023, tercatat transaksi gabah kering panen (GKP) 61,88%, gabah kering giling (GKG) 23,22%, dan gabah luar kualitas 14,90%.

Baca juga: Harga Gabah Naik ke Rp5.583 per Kg, Siap-siap Banderol Beras Ikutan Melonjak



"Selama Juli 2023, rata-rata harga GKP di tingkat petani Rp5.629 per kg atau naik 1,55% dan di tingkat penggilingan Rp5.764 per kg atau naik 1,61% dibandingkan harga gabah kualitas yang sama pada bulan sebelumnya," ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini dalam Rilis BPS di Jakarta, Selasa (1/8/2023).

Dia menyebut, rata-rata harga GKG di tingkat petani Rp6.389 per kg atau naik 0,75% dan di tingkat penggilingan Rp6.506,00 per kg atau naik 0,7%. Harga gabah luar kualitas di tingkat petani Rp5.424 per kg atau naik 1,61% dan di tingkat penggilingan Rp5.569,00 per kg atau naik 2,12%.

"Dibandingkan Juli 2022, rata-rata harga gabah pada Juli 2023 di tingkat petani untuk kualitas GKP, GKG, dan gabah luar kualitas masing-masing naik sebesar 23,19%, 22,62%, dan 26%," ungkap Pudji.

Sementara itu, di tingkat penggilingan, rata-rata harga gabah pada Juli 2023 dibandingkan Juli 2022 untuk kualitas GKP, GKG, dan gabah luar kualitas masing-masing naik sebesar 23,10%, 22,22%, dan 26,22%. Selama Juli 2023, survei harga produsen beras di penggilingan dilakukan pada 879 perusahaan penggilingan di 31 provinsi, dimana diperoleh 1.091 observasi beras di penggilingan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!