Harga Minyak Terbang di Atas USD80 Barel, Biden Tolak Tambah Cadangan Strategis
Rabu, 02 Agustus 2023 - 12:20 WIB
Pemerintah AS menolak penambahan cadangan minyak strategis AS karena harga minyak terlalu mahal. FOTO/Reuters
JAKARTA - Presiden Joe Biden menolak penambahan cadangan minyak strategis Amerika Serikat (AS) karena harga minyak terlalu mahal. Kebijakan tersebut diambil di tengah meningkatnya harga minyak di atas USD80 per barel.
Departemen Energi AS tidak menerima tawaran yang masuk karena rincian prosesnya belum dipublikasikan. Adapun pemerintah AS menolak berbagai tawaran yang masuk pada Januari.
"DOE tetap berkomitmen pada strategi pengisian ulang untuk SPR, termasuk pembelian langsung ketika kami dapat mengamankan kesepakatan yang baik untuk para pembayar pajak, pertukaran pengembalian, dan pembatalan penjualan yang direncanakan di mana penarikan tidak diperlukan dalam koordinasi dengan kongres," kata Wakil Kepala Staf Departemen Energi Bridget Bartol dikutip dari Yahoo Finance, menurut laporan Bloomberg, Rabu (2/8/2023).
Baca Juga: Yellen Murka Peringkat Utang AS Turun, Fitch Dituding Main Drama Politik
Departemen Energi AS tidak menerima tawaran yang masuk karena rincian prosesnya belum dipublikasikan. Adapun pemerintah AS menolak berbagai tawaran yang masuk pada Januari.
"DOE tetap berkomitmen pada strategi pengisian ulang untuk SPR, termasuk pembelian langsung ketika kami dapat mengamankan kesepakatan yang baik untuk para pembayar pajak, pertukaran pengembalian, dan pembatalan penjualan yang direncanakan di mana penarikan tidak diperlukan dalam koordinasi dengan kongres," kata Wakil Kepala Staf Departemen Energi Bridget Bartol dikutip dari Yahoo Finance, menurut laporan Bloomberg, Rabu (2/8/2023).
Baca Juga: Yellen Murka Peringkat Utang AS Turun, Fitch Dituding Main Drama Politik
Lihat Juga :