Pendapatan Naik 102 Persen, GOTO Masih Tekor Rp7,2 Triliun
Selasa, 15 Agustus 2023 - 17:45 WIB
Patrick menambahkan perseroan juga tengah fokus meningkatkan total pasar potensial (TAM) untuk memperluas basis konsumen. Upaya ini dilakukan tanpa menggunakan insentif yang menurutnya tidak dapat dipertahankan untuk jangka panjang.
"Kami sedang mempersiapkan strategi jangka panjang untuk mencapai tujuan tersebut, dan saat ini GoTo akan terus beroperasi dengan mempertahankan kedisiplinan pengelolaan beban usaha, seiring beralihnya pilihan layanan kami untuk melayani pasar lebih luas," paparnya.
Pada kuartal kedua II-2023, EBITDA GOTO yang disesuaikan mencapai minus Rp1,2 triliun, atau 0,84% dari Gross Transaction Value (GTV). Jumlah ini meningkat 72% dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca juga: Penjelasan Polisi terkait Tembakan Gas Air Mata saat Bentrok di Dago Elos Bandung
Sementara itu, GTV grup untuk kuartal ini mencapai Rp143,7 triliun, mengalami sedikit penurunan sebesar 5% dibandingkan tahun sebelumnya, terutama sebagai hasil dari pengurangan insentif dan beban pemasaran produk. Lebih jauh, itu dipengaruhi juga oleh faktor-faktor musiman seperti jumlah hari libur yang lebih tinggi di Indonesia pada bulan April dan Juni.
"Kami sedang mempersiapkan strategi jangka panjang untuk mencapai tujuan tersebut, dan saat ini GoTo akan terus beroperasi dengan mempertahankan kedisiplinan pengelolaan beban usaha, seiring beralihnya pilihan layanan kami untuk melayani pasar lebih luas," paparnya.
Pada kuartal kedua II-2023, EBITDA GOTO yang disesuaikan mencapai minus Rp1,2 triliun, atau 0,84% dari Gross Transaction Value (GTV). Jumlah ini meningkat 72% dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca juga: Penjelasan Polisi terkait Tembakan Gas Air Mata saat Bentrok di Dago Elos Bandung
Sementara itu, GTV grup untuk kuartal ini mencapai Rp143,7 triliun, mengalami sedikit penurunan sebesar 5% dibandingkan tahun sebelumnya, terutama sebagai hasil dari pengurangan insentif dan beban pemasaran produk. Lebih jauh, itu dipengaruhi juga oleh faktor-faktor musiman seperti jumlah hari libur yang lebih tinggi di Indonesia pada bulan April dan Juni.
(uka)
Lihat Juga :