Wall Street Dibuka Turun Imbas The Fed Bakal Tahan Lonjakan Suku Bunga
Selasa, 15 Agustus 2023 - 22:45 WIB
Persentase tersebut juga lebih tinggi dari periode sebelumnya, sehingga membawa sinyal bahwa ekonomi negeri Paman Sam masih cukup kuat. Dikhawatirkan inflasi bakal kembali memanas.
"Kami masih waspada terhadap The Fed, sekaligus kebijakan apa yang akan mereka ambil selanjutnya. Tidak mengherankan ada reaksi di pasar," kata Founder Andersen Capital Management, Peter Andersen, dilansir Reuters, Selasa (15/8/2023).
Dari sisi pasar surat berharga, imbal hasil Treasury AS yang bertenor 10 tahun naik mendekati level tertingginya dalam 10 bulan terakhir sebesar 4,27%.
Baca juga: Tadabbur Surat Al-Qalam Ayat 1: Allah Bersumpah dengan Pena
Kenaikan yield surat utang negara menjadi pemberat bagi bursa saham AS, terlebih setelah indeks harga produsen melonjak dari perkiraan pasar. Kondisi ini memicu kecemasan bahwa suku bunga The Fed akan bertahan di puncak.
"Kami masih waspada terhadap The Fed, sekaligus kebijakan apa yang akan mereka ambil selanjutnya. Tidak mengherankan ada reaksi di pasar," kata Founder Andersen Capital Management, Peter Andersen, dilansir Reuters, Selasa (15/8/2023).
Dari sisi pasar surat berharga, imbal hasil Treasury AS yang bertenor 10 tahun naik mendekati level tertingginya dalam 10 bulan terakhir sebesar 4,27%.
Baca juga: Tadabbur Surat Al-Qalam Ayat 1: Allah Bersumpah dengan Pena
Kenaikan yield surat utang negara menjadi pemberat bagi bursa saham AS, terlebih setelah indeks harga produsen melonjak dari perkiraan pasar. Kondisi ini memicu kecemasan bahwa suku bunga The Fed akan bertahan di puncak.
(uka)
Lihat Juga :