Industri China Terseok-seok 7 Bulan Beruntun, Perusahaan Tak Lagi Cuan

Minggu, 27 Agustus 2023 - 18:54 WIB
Ia juga menambahkan, bahwa biaya unit pada bulan Juli membukukan penurunan secara YoY sejak awal tahun ini. Baca Juga: Krisis Real Estate China Makin Parah Usai Raksasa Properti Evergrande Ajukan Bangkrut

Pabrikan besar China membukukan kerugian untuk paruh pertama, dengan perusahaan teknik China Aluminium International melaporkan kerugian bersih 830,6 juta yuan (USD114,2 juta), dibandingkan dengan laba bersih tahun sebelumnya sebesar 123,6 juta yuan.

Bank-bank besar telah menurunkan proyeksi pertumbuhan mereka pada tahun ini di bawah target pemerintah sekitar 5%, karena pemulihan berjalan lambat ditambah memburuknya sektor properti, belanja konsumen yang lemah dan pertumbuhan kredit yang jatuh, mendorong pihak berwenang untuk memangkas bunga dan menjanjikan dukungan lebih lanjut.

Di sisi lain pendapatan perusahaan pelat merah China juga jatuh 20,3% dalam tujuh bulan pertama tahun 2023. Sedangkan perusahaan asing menelan penurunan 12,4% dan perusahaan sektor swasta mencatat penurunan 10,7%, menurut rincian data yang dirilis akhir pekan ini.

Keuntungan menukik untuk 28 sektor industri utama selama periode tersebut dari total mencapai 41, dengan industri peleburan logam besi dan pengolahan bergulir melaporkan kemerosotan terdalam sebesar 90,5%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!