Wapres Singgung Gubernur Jabar Sibuk Capres-Cawapres Lupa Bentuk Komite Ekonomi Syariah
Rabu, 30 Agustus 2023 - 20:54 WIB
Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin. FOTO/dok.SINDOnews
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menyinggung Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil yang telat membentuk Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah. Padahal, seluruh provinsi di Pulau Jawa sudah membentuk KDEKS, kecuali Jawa Barat.
Apalagi, kata Wapres, saat ini sudah ada 22 KDEKS di seluruh Indonesia. Kelembagaan ini merupakan salah satu infrastruktur pendukung dalam ekosistem ekonomi syariah dalam upaya mencapai visi Indonesia sebagai pusat halal dunia di tahun 2024.
"Sekarang sudah 22 KDEKS di Indonesia. Dan akan masih menyusul. Insyaallah mungkin ada 1 atau 2 provinsi yang tidak ya, tapi semua sudah," ungkap Wapres pada Sarasehan Ekonomi Syariah di Surabaya, Rabu (30/8/2023).
Baca Juga: Wapres Ma'ruf Amin: Tidak Ada Pilihan Papua Merdeka
"Sumatra sudah semua ya, dari Aceh sampai Lampung, Kalimantan juga, Sumatra Selatan sudah, Babel sudah, Palembang hampir semua di daerah Sumatra itu sudah dibentuk KDEKS," jelasnya.
Wapres berkelakar bahwa Pemprov Jabar yang dipimpin oleh Ridwan Kamil sedang sibuk dengan urusan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.
Apalagi, kata Wapres, saat ini sudah ada 22 KDEKS di seluruh Indonesia. Kelembagaan ini merupakan salah satu infrastruktur pendukung dalam ekosistem ekonomi syariah dalam upaya mencapai visi Indonesia sebagai pusat halal dunia di tahun 2024.
"Sekarang sudah 22 KDEKS di Indonesia. Dan akan masih menyusul. Insyaallah mungkin ada 1 atau 2 provinsi yang tidak ya, tapi semua sudah," ungkap Wapres pada Sarasehan Ekonomi Syariah di Surabaya, Rabu (30/8/2023).
Baca Juga: Wapres Ma'ruf Amin: Tidak Ada Pilihan Papua Merdeka
"Sumatra sudah semua ya, dari Aceh sampai Lampung, Kalimantan juga, Sumatra Selatan sudah, Babel sudah, Palembang hampir semua di daerah Sumatra itu sudah dibentuk KDEKS," jelasnya.
Wapres berkelakar bahwa Pemprov Jabar yang dipimpin oleh Ridwan Kamil sedang sibuk dengan urusan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.
Lihat Juga :