Mengulik Penyebab Ekonomi Syariah Indonesia Masih Tertinggal dari Malaysia

Kamis, 05 Februari 2026 - 15:13 WIB
loading...
Mengulik Penyebab Ekonomi...
Indonesia dinilai masih tertinggal dari Malaysia dalam pengembangan ekonomi syariah karena perbedaan kebijakan yang dipakai, termasuk dalam memanfaatkan perbankan syariah. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Indonesia dinilai masih tertinggal dari Malaysia dalam pengembangan ekonomi syariah karena perbedaan kebijakan yang dipakai, termasuk dalam memanfaatkan perbankan syariah . Partner at Boston Consulting Group (BCG), Miftah Mizan menjelaskan, bahwa Malaysia lebih dulu mengambil langkah strategis dalam membangun ekosistem ekonomi syariah.

Salah satunya melalui kebijakan yang terstruktur dan berkelanjutan. Menurutnya keunggulan Malaysia saat ini tidak terlepas dari konsistensi kebijakan yang telah diterapkan sejak lebih dari satu dekade lalu.

“Kalau kita dulu melihat dibanding negara tetangga, memang kita berada di tahapan yang berbeda. Malaysia sudah lebih banyak mengeluarkan berbagai kebijakan untuk mendukung pertumbuhan pasar syariah, bahkan sejak lebih dari sepuluh tahun yang lalu,” ujar Miftah di Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Baca Juga: Indonesia Jadi Kiblat Fesyen Muslim Dunia, Keuangan Syariah Masuk Tiga Besar Global

Meski demikian, Ia menekankan bahwa Indonesia saat ini sebenarnya telah memiliki fondasi yang kuat untuk mengejar ketertinggalan tersebut. Pemerintah dan regulator disebut telah menyiapkan berbagai roadmap serta kebijakan yang mendukung pelaku industri ekonomi syariah .

“Dari pemerintah dan regulator sebenarnya sudah banyak roadmap dan policy yang mendukung. Jadi sekarang tinggal masalah ekusinya saja,” katanya.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dukung Ekonomi Berkelanjutan,...
Dukung Ekonomi Berkelanjutan, Jamkrindo Syariah Perkuat Penerapan Prinsip Syariah
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
BRI Gandeng Syailendra...
BRI Gandeng Syailendra Capital Hadirkan Investasi Syariah melalui Super App BRImo
Ambil Peluang Investasi...
Ambil Peluang Investasi Syariah di Booth MNC Sekuritas dalam Sharia Investment Week 2026
Prudential Syariah dan...
Prudential Syariah dan MPW PP Muhammadiyah Bekali Mahasiswa Perencanaan Keuangan Syariah
EKSiS 2025 Digelar di...
EKSiS 2025 Digelar di Lima Kota, Raih Hampir 10.000 Pembukaan Rekening Baru
Darunnajah Jadi Tuan...
Darunnajah Jadi Tuan Rumah Literasi Keuangan Syariah Nasional Bersama OJK
Ibas Ajak Perkuat Ekonomi...
Ibas Ajak Perkuat Ekonomi Syariah Berkeadilan untuk Indonesia Sejahtera
Perhimpunan BMT Indonesia...
Perhimpunan BMT Indonesia Lantik Pengurus Baru, Tekankan Pentingnya Tata Kelola
Rekomendasi
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Putuskan Ajukan Praperadilan
Yusril Imbau Dedi Mulyadi...
Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
Elma Agustin Buka Suara...
Elma Agustin Buka Suara Soal Tak Diajak Reuni Princess, Singgung Cara Komunikasi
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved