Green Economy Besutan PLN EPI di Gunung Kidul Tekan Emisi dan Optimalkan Pasokan Biomassa
Kamis, 07 September 2023 - 23:27 WIB
Iwan menuturkan, melalui kerja sama tersebut telah dilakukan pilot project di Gunung Kidul, DIY, berupa penanaman 50.000 pohon dengan memanfaatkan pupuk FABA dari PLTU. Hasil dari tanaman ini, jelas dia, nantinya akan dimanfaatkan daunnya untuk pakan ternak masyarakat dan rantingnya dijadikan biomassa serbuk kayu yang akan mendukung program co-firing di PLTU.
Baca Juga: Atasi Dampak Perubahan Iklim, IMF Puji Indonesia
Setelah enam bulan penanaman, PLN EPI bersama Pemprov DIY melakukan pruning perdana pakan ternak yang dilakukan di lokasi pilot project. Direktur Human Capital PLN EPI Bagus Setiawan menyampaikan, kendati masih terbatas, kegiatan pruning tanaman indigofera ini cukup membantu warga menambah pakan ternak di tengah musim kemarau saat ini.
"Alhamdulillah, pada pagi ini salah satu manfaat dari penanaman yang kita lakukan enam bulan yang lalu bisa terlaksana, yaitu pruning perdana yang daunnya bisa dipanen sebagai pakan ternak," ujar Bagus. Dia menambahkan, dalam waktu 2 tahun setelah ditanam, maka tanaman pakan ini ditargetkan akan bisa dimanfaatkan residunya berupa ranting atau cabang kering sebagai sumber biomassa yang digunakan untuk program co-fairing PLTU milik PLN.
"Semoga melalui pruning perdana ini masyarakat Kelurahan Karang Asem dan Kelurahan Gombang dapat terbantu dalam mengatasi kesulitan pakan ternak di tengah musim kemarau saat ini. Kami juga mengajak masyarakat untuk menjaga tanaman ini agar terus tumbuh dan berkembang sehingga bisa memberikan manfaat yang lebih besar lagi di masa mendatang," pungkasnya.
Baca Juga: Atasi Dampak Perubahan Iklim, IMF Puji Indonesia
Setelah enam bulan penanaman, PLN EPI bersama Pemprov DIY melakukan pruning perdana pakan ternak yang dilakukan di lokasi pilot project. Direktur Human Capital PLN EPI Bagus Setiawan menyampaikan, kendati masih terbatas, kegiatan pruning tanaman indigofera ini cukup membantu warga menambah pakan ternak di tengah musim kemarau saat ini.
"Alhamdulillah, pada pagi ini salah satu manfaat dari penanaman yang kita lakukan enam bulan yang lalu bisa terlaksana, yaitu pruning perdana yang daunnya bisa dipanen sebagai pakan ternak," ujar Bagus. Dia menambahkan, dalam waktu 2 tahun setelah ditanam, maka tanaman pakan ini ditargetkan akan bisa dimanfaatkan residunya berupa ranting atau cabang kering sebagai sumber biomassa yang digunakan untuk program co-fairing PLTU milik PLN.
"Semoga melalui pruning perdana ini masyarakat Kelurahan Karang Asem dan Kelurahan Gombang dapat terbantu dalam mengatasi kesulitan pakan ternak di tengah musim kemarau saat ini. Kami juga mengajak masyarakat untuk menjaga tanaman ini agar terus tumbuh dan berkembang sehingga bisa memberikan manfaat yang lebih besar lagi di masa mendatang," pungkasnya.
(fjo)
Lihat Juga :