5 Negara ASEAN yang Menerapkan Dedolarisasi, Gunakan Mata Uang Lokal

Senin, 11 September 2023 - 10:35 WIB
Indonesia merupakan negara yang menjadi lokomotif gerakan dedolarisasi di ASEAN pada tahun 2023. Hal ini telah disampaikan langsung pada pembicaraan dengan negara-negara anggota ASEAN lainnya sejak KTT ke-42 lalu.

Sebagai salah satu penginisiasi dedolarisasi di ASEAN, Indonesia sudah melakukan dedolarisasi sejak 2018. Indonesia telah melakukan transaksi menggunakan mata uang lokal atau local currency transaction (LCT) dengan beberapa negara mitra dagang dan investasi, seperti Malaysia, Thailand, Jepang, dan China.

2. Malaysia



Malaysia sudah melakukan dedolarisasi untuk mengurangi ketergantungan pada mata uang dolar AS dalam transaksi ekonomi. Langkah ini diambil untuk meningkatkan stabilitas nilai tukar dan mengurangi risiko fluktuasi mata uang asing.

Baca Juga Dedolarisasi Rusia-China Nyaris Tuntas, 80% Transaksi Gunakan Mata Uang Lokal

Salah satu cara yang dilakukan Malaysia adalah bekerja sama dengan Indonesia dan Thailand untuk memperkuat penggunaan mata uang lokal masing-masing negara. Kerja sama ini dikenal dengan istilah local currency transaction (LCT) yang memungkinkan pembayaran impor dan ekspor menggunakan rupiah, ringgit, atau baht.

3. Thailand



Thailand telah dedolarisasi sejak 2018, ketika Bank of Thailand (BOT) dan Bank Indonesia (BI) mengimplementasikan kerjasama penggunaan mata uang lokal (LCT) untuk transaksi perdagangan. Pada akhir 2020, kerja sama ini diperluas untuk penyelesaian transaksi investasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!