Pedagang Tanah Abang Menjerit, Platform Online Bikin Pendapatan Berkurang Drastis

Jum'at, 15 September 2023 - 19:59 WIB
Sebelum pandemi covid 19, Syaiful menilai tahun-tahun tersebut menjadi semacam masa kejayaan bagi para pedagang Tanah Abang. Tingkat kunjungan masih ramai, dan pendapatannya dari hasil berjualan daster juga meningkat.

Bahkan sebelum pandemi melanda, Syaiful mengaku dalam satu hari saja mampu menjual 12 - 20 potong pakaian. Tapi pasca pandemi Syaiful mengaku sekedar mencari penglaris dalam satu hari saja sulit.

"Sekarang jauh turun, kalau dulu sebelum pandemi selusin, sekodi dapat, pas Covid sudah mulai berkurang, tapi setelah Covid malah makin kurang," ujar Syaiful saat ditemui MNC Portal di Pasar Tanah Abang, Jumat (15/9/2023).

Menurutnya kehadiran platform jualan ini cukup terasa dampaknya. Bukannya Syaiful enggan untuk mengikuti perkembangan, tapi menurutnya jualan di platform online juga bukan hal mudah jika tidak mempunyai keahlian khusus. Belum lagi diperlukan perangkat teknologi yang juga belum terlalu akrab dengan Syaiful.

Pedagang lainnya yang ditemui MNC Portal, Ridho (25) yang berjualan kebaya di Pasar Tanah Abang juga mengeluhkan hal yang serupa dengan Syaiful. Bahwa tingkat kunjungan masyarakat ke pasar Tanah Abang tidak lagi seramai pada saat sebelum pandemi covid 19.

Karena sepi pengunjung, strategi Ridho adalah menurunkan harga jual produknya. Hal itu berarti mengorbankan keuntungannya. Namun harga yang dijual Ridho pun nyatanya belum mampu membuat masyarakat kembali mengunjungi pasar Tanah Abang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!