Jalankan Program ISCE, Petrokimia Gresik Efisiensi Rantai Pasok 24%
Jum'at, 15 September 2023 - 16:30 WIB
PT Petrokimia Gresik berhasil menciptakan efisiensi biaya internal supply chain. FOTO/dok.SINDOnews
JAKARTA - PT Petrokimia Gresik berhasil menciptakan efisiensi biaya internal supply chain sebesar 24% setelah sukses menerapkan inovasi program Internal Supply Chain Excellence (ISCE).
Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo mengatakan ISCE merupakan program pada rantai kegiatan pengelolaan logistik mulai dari proses unloading bahan baku dari kapal di pelabuhan, pengiriman ke gudang dan pabrik hingga menjadi produk siap jual. Adapun program tersebut berfokus dalam peningkatan efisiensi dan penurunan biaya supply chain dalam lingkup internal Petrokimia Gresik.
"Implementasi program ISCE mampu menurunkan biaya internal supply chain di Petrokimia Gresik dari Rp376,3 miliar menjadi Rp286,6 miliar, atau terdapat penghematan biaya hampir 24 persen," ujar dia melalui pernyataan tertulis, Jumat (15/9/2023).
Baca Juga: Wakil Kepala BRIN Amarulla Octavian Kukuhkan 4 Profesor Riset
Dia mengatakan program ISCE berangkat dari upaya untuk melakukan penghematan dalam rangka memberikan produk terbaik dan kompetitif bagi pelanggan. Ada tiga solusi yang diberikan diantaranya business process transformation dengan optimaliasi proses handling bahan baku dengan cara melakukan realokasi space gudang menggunakan prinsip FSN (Fast, Slow, Non-Moving) Analysis.
Selanjutnya, program digital supply chain transformation dengan menciptakan beberapa aplikasi terintegrasi seperti Petroport, WMS Inbound, WMS Outbound, 2CE dan DTMS dalam rangka menunjang proses operasional, serta menciptakan program ER-PORT atau improvement dalam penerapan industri hijau di pelabuhan.
Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo mengatakan ISCE merupakan program pada rantai kegiatan pengelolaan logistik mulai dari proses unloading bahan baku dari kapal di pelabuhan, pengiriman ke gudang dan pabrik hingga menjadi produk siap jual. Adapun program tersebut berfokus dalam peningkatan efisiensi dan penurunan biaya supply chain dalam lingkup internal Petrokimia Gresik.
"Implementasi program ISCE mampu menurunkan biaya internal supply chain di Petrokimia Gresik dari Rp376,3 miliar menjadi Rp286,6 miliar, atau terdapat penghematan biaya hampir 24 persen," ujar dia melalui pernyataan tertulis, Jumat (15/9/2023).
Baca Juga: Wakil Kepala BRIN Amarulla Octavian Kukuhkan 4 Profesor Riset
Dia mengatakan program ISCE berangkat dari upaya untuk melakukan penghematan dalam rangka memberikan produk terbaik dan kompetitif bagi pelanggan. Ada tiga solusi yang diberikan diantaranya business process transformation dengan optimaliasi proses handling bahan baku dengan cara melakukan realokasi space gudang menggunakan prinsip FSN (Fast, Slow, Non-Moving) Analysis.
Selanjutnya, program digital supply chain transformation dengan menciptakan beberapa aplikasi terintegrasi seperti Petroport, WMS Inbound, WMS Outbound, 2CE dan DTMS dalam rangka menunjang proses operasional, serta menciptakan program ER-PORT atau improvement dalam penerapan industri hijau di pelabuhan.
Lihat Juga :