LRT Bali Bakal Dibangun Bawah Tanah, Butuh Biaya Rp9 Triliun
Senin, 25 September 2023 - 12:09 WIB
Moda transportasi Lintas Raya Terpadu (LRT) di Bali akan dibangun di bawah tanah. FOTO/dok.SINDOnews
JAKARTA - Badan Perencanaan Nasional (Bappenas) mengungkapkan moda transportasi Lintas Raya Terpadu (LRT) di Bali akan dibangun di bawah tanah . Pembangunan LRT bawah tanah tiga kali lipat dari pembangunan normal dengan investasi mencapai USD596,28 juta atau setara Rp9 triliun.
"Kita perlu cari kreativitas pendanaan," kata Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas Ervan Maksum, dalam acara Diskusi Green Finance Pustral UGM, dikutip, Senin (25/9/2023).
Baca Juga: Jangan Salah! Ini Perbedaan LRT Jakarta, Jabodebek, dan Palembang
Dia mengatakan proyek tersebut direncanakan akan menggunakan jalur bawah tanah bukan menggunakan jalur rel kereta api melayang (elevated) atau sejajar dengan tanah. Hal tersebut lantaran di Bali tidak membolehkan bangunan lebih tinggi dari pohon kelapa. "Kalau pelebaran jalan di sana banyak pura. Bagaimana ini satu-satunya juga harus ke bawah," ungkapnya.
"Kita perlu cari kreativitas pendanaan," kata Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas Ervan Maksum, dalam acara Diskusi Green Finance Pustral UGM, dikutip, Senin (25/9/2023).
Baca Juga: Jangan Salah! Ini Perbedaan LRT Jakarta, Jabodebek, dan Palembang
Dia mengatakan proyek tersebut direncanakan akan menggunakan jalur bawah tanah bukan menggunakan jalur rel kereta api melayang (elevated) atau sejajar dengan tanah. Hal tersebut lantaran di Bali tidak membolehkan bangunan lebih tinggi dari pohon kelapa. "Kalau pelebaran jalan di sana banyak pura. Bagaimana ini satu-satunya juga harus ke bawah," ungkapnya.
Lihat Juga :