Mentan Arief Ungkap Dalih Impor Beras 1,5 Juta Ton dari Thailand dan Vietnam

Selasa, 10 Oktober 2023 - 11:25 WIB
Namun demikian, Arief juga menegaskan bahwa kebijakan importasi ini semata-mata hanya untuk mengontrol harga. Mengingat beras punya andil yang tidak sedikit dalam peningkatan inflasi nasional. Dengan membanjiri beras di pasar, maka harapannya bisa menekan dari sisi harga.

"Saat ini 2 paling besar (eksportir) Vietnam dan Thailand. Tapi saya ingin ke depan panennya Sukamandi, Pinrang, Sidrap, Lampung, kita penginnya lokal. Jangan kita bangga impor-impor terus. Ini hanya emergency men-top up (menambah) stoknya Bulog," akunya.

Sepanjang 2023 pemerintah melalui Bulog juga melakukan impor beras sebanyak 2 juta ton. Impor tersebut untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri yang saat ini produksi petani terkoreksi akibat musim kemarau.

Baca juga: Kasus Dugaan Pemerasan SYL Naik ke Penyidikan, KPK Jalan Terus Usut Korupsi Kementan

Berdasarkan data dari Bulog, per 11 September 2023, ada 400.000 ton beras yang didistribusikan ke Tanah Air. Kedatangan 400.000 ton beras itu merupakan tahap akhir dari penugasan impor 2 juta ton beras sepanjang tahun, sebelum ada tugas baru sebanyak 1,5 juta ton lagi.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!