Perlambatan Ekonomi China Bikin Jokowi Was-was, Airlangga Ungkap Pesannya

Rabu, 11 Oktober 2023 - 14:10 WIB
Mengutip pesan Presiden, Menko Airlangga Hartarto mengatakan, perlambatan pertumbuhan ekonomi China berpotensi menggerus pertumbuhan ekonomi di dalam negeri. Foto/Dok
JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi China mengalami perlambatan (slowing down), bahkan tingkat permintaan (demand) di kawasan tersebut juga menurun drastis. Kondisi di China dikhawatirkan berdampak kepada ekonomi domestik di Tanah Air, lantaran perannya sebagai salah satu mitra dagang terbesar Indonesia.

Dalam neraca perdagangan, nilai ekspor-impor Indonesia dan China mencapai USD130 miliar atau setara Rp2.039 triliun. Baca Juga: Saat Ekonomi China Tidak Sehat, Apa yang Terjadi pada Dunia?



Mengutip pesan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, perlambatan pertumbuhan ekonomi China berpotensi menggerus pertumbuhan ekonomi di dalam negeri, sehingga harus diantisipasi dampaknya.

"Ekonomi China slowing down dan domestik demand di China juga menurun, nah ini penting untuk diperhatikan bahwa China adalah salah satu trading partner terbesar Indonesia," ujar Airlangga, dalam gelaran 'Navigating Indonesia's Path: Insight for Today, Visions for Tomorrow', Rabu (11/10/223).

Baca Juga: Meneropong Ancaman Perlambatan Ekonomi China Terhadap Indonesia

"Di mana Indonesia dengan China sekitar USD130 billion dan tentu efeknya ada, tapi kita juga harus mengantisipasi situasi ketidakpastian ini," ucapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!