Kolaborasi dalam Ekosistem Digital Mampu Tambah Jumlah Nasabah
Kamis, 12 Oktober 2023 - 19:14 WIB
“Kami selalu percaya, kolaborasi antara perusahaan financial technology dengan bank akan memberikan sesuatu yang positif kepada konsumen. Ada hal yang bisa mereka (fintech) lakukan, mungkin bank tidak bisa melakukannya. Di saat yang sama, ada hal yang tidak bisa mereka lakukan karena secara regulasi tidak memungkinkan, bisa dilakukan oleh bank,” tutur Arief dikutip Kamis (12/10/2023).
Pengamat perbankan dari Binus University, Doddy Ariefianto, pun mengapresiasi pecapaian yang telah dibukukan oleh Bank Jago. Capaian ini menjadi bukti bahwa masuknya perseroan ke dalam salah satu ekosistem terbesar di Indonesia, yaitu GoTo, akan memperluas jangkauan produk dan layanan perbankan digital kepada masyarakat.
Di sisi lain konsumen ekosistem digital juga akan mendapat nilai tambah dalam urusan keuangan di ekosistem yang mereka gunakan.
“Menarik sekali. Pertumbuhan nasabah sebanyak 3,7 juta menjadi 9 juta itu saya pikir luar biasa. Dan saya sangat apresiasi itu,” jelas Doddy.
Tantangan selanjut ujar Doddy adalah strategi bank Jago ke depan bisa mempertahankan pertumbuhan jumlah nasabah yang sudah diraihnya. Ia melihat persaingan bank digital atau bank yang benar-benar murni digital (tanpa kantor cabang) saat ini adalah melawan bank konvensional yang telah mengadopsi sistem digital.
Pengamat perbankan dari Binus University, Doddy Ariefianto, pun mengapresiasi pecapaian yang telah dibukukan oleh Bank Jago. Capaian ini menjadi bukti bahwa masuknya perseroan ke dalam salah satu ekosistem terbesar di Indonesia, yaitu GoTo, akan memperluas jangkauan produk dan layanan perbankan digital kepada masyarakat.
Di sisi lain konsumen ekosistem digital juga akan mendapat nilai tambah dalam urusan keuangan di ekosistem yang mereka gunakan.
“Menarik sekali. Pertumbuhan nasabah sebanyak 3,7 juta menjadi 9 juta itu saya pikir luar biasa. Dan saya sangat apresiasi itu,” jelas Doddy.
Tantangan selanjut ujar Doddy adalah strategi bank Jago ke depan bisa mempertahankan pertumbuhan jumlah nasabah yang sudah diraihnya. Ia melihat persaingan bank digital atau bank yang benar-benar murni digital (tanpa kantor cabang) saat ini adalah melawan bank konvensional yang telah mengadopsi sistem digital.
Lihat Juga :